Polisi Temukan Sabu 360 Kg Senilai Rp 600 Miliar di Mobil Warga Negara China

KABARHUKUM-Jakarta | ‎Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mendatangi Polda Metro Jaya, Rabu (15/7/2015) pagi.  Rupanya tujuan kedatangan orang nomor satu di kepolisian itu untuk memantau kasus 360 kilogram sabu sitaan yang dibongkar Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya.

Kapolri Jenderal Badrodin Haiti bersama sabu yang ditangkap.
Kapolri Jenderal Badrodin Haiti bersama sabu yang ditangkap.

Kepada wartawan, ‎Badrodin mengatakan bahwa kasus ini melibatkan sindikat internasional. Dalam mengungkapnya, Polri bekerjasama dengan kepolisian Hong Kong.

Sebelumnya, dua orang diamankan aparat kepolisian di wilayah Pluit, Jakarta Utara, Jumat (10/7).

Mereka adalah CT, 39, yang merupakan warga negara China asal Hongkong dan MW, 34, warga negara Indonesia. CT diduga merupakan bandar asal Hong Kong, sedangkan MW adalah kurir yang dipekerjakan CT.

‎CT ditangkap saat akan melakukan transaksi di Ruko Bisnis Park, Jakarta Utara. “‎(Dalam penangkapan itu) kami menyita 10 kilogram sabu,” kata Badrodin di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (15/7/2015).  Beberapa saat setelah menangkap CT, polisi menangkap MW di hari sama.

Tim yang dipimpin Subdit III Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kompol Alamsyah Pelupessy itu langsung melakukan pengembangan. Dari hasil pemeriksaan keduanya, polisi akhirnya mengetahui CT mempunyai sebuah apartemen di CBD Pluit.

Polisi pun meluncur apartemen tempat tingga CT untuk mencari barang bukti yang dicurigai ada di sana. Ternyata di dalam rumah tak ada sabu-sabu. Tapi polisi tak menyerah dan target penggeledahan selanjutnya adalah mobil milik CT yang terparkir di basement Apartemen.

Hasilnya mengejutkan, di bagasi mobil  Grand Livina dengan plat nomor B 7434 HI itu ‎polisi menemukan 360 kilogram sabu-sabu. “Kalau kita nominalkan nilainya diperkirakan sebesar Rp 600 miliar,” ungkap Badrodin. (*)

ARTIKEL TERKAIT

Komentar Anda