Gatot Penuhi Panggilan KPK

h

KABARHUKUM-Jakarta | Hari ini (Rabu, 22 Juli 2015), Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho, memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pemeriksaan terhadap orang nomor satu di Sumatera Utara itu dilakukan terkait kasus dugaan suap hakim dan panitera Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan. Gatot diperiksa sebagai saksi dalam kasus ini.

Gatot tiba di gedung KPK pada sekitar pukul 09.40 WIB. Ia datang dengan didampingi oleh dua orang. Sayangnya, Gatot enggan memberi keterangan kepada awak media yang sudah menunggu sejak pagi. Setelah keluar dari mobil, ia langsung masuk ke dalam gedung KPK. Sambil tersenyum, Gatot hanya memberi salam kepada wartawan dengan tangannya.

Sebelumnya, Plt Pimpinan KPK, Johan Budi, mengatakan bahwa pemeriksaan Gatot adalah untuk menggali keterangannya terkait kasus suap ini. Gatot akan ditanyakan mengenai hal-hal yang diketahuinya terkait kasus tersebut.

“Meminta keterangan yang bersangkutan sebagai saksi karena keterangannya dibutuhkan,” kata Johan Budi ketika dikonfirmasi.

KPK memang tengah mendalami mengenai sejumlah pihak lain yang diduga terlibat dalam kasus dugaan pemberian dan penerimaan hadiah kepada hakim Pengadilan Tata Usaha Negara Medan.

Sebanyak lima orang yang tertangkap tangan beberapa waktu lalu sudah ditetapkan sebagai tersangka. KPK kemudian menambah daftar dengan menetapkan OC Kaligis sebagai tersangka dalam perkara ini.

Saat ini, penyidik diketahui memang tengah mendalami dugaan keterlibatan Gatot dalam kasus suap yang bermula dari gugatan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara ke PTUN Medan itu.

Dugaan adanya keterlibatan Gatot tidak ditampik oleh Wakil Ketua KPK, Adnan Pandu Praja.

“Kecil kemungkinan tidak terlibat. Sejauh mana keterlibatannya, itu yang sedang didalami,” kata Pandu beberapa waktu lalu.

Begitu juga dengan Plt  Pimpinan KPK, Indriyanto Seno Adji.  “Masih lebih didalami untuk memperoleh fakta hukumnya,” ujar dia.

Gugatan ke PTUN dilayangkan oleh Kepala Biro Keuangan Pemerintah Provinsi Sumatra Utara, Ahmad Fuad Lubis yang merupakan adalah anak buah Gatot. Pada gugatannya tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara kemudian menyewa jasa firma hukum OC Kaligis.

ARTIKEL TERKAIT

One Thought to “Gatot Penuhi Panggilan KPK”

  1. […] Razman menyebut, Evi sudah lama kenal dengan OC Kaligis. Jauh lebih dulu sebelum bertemu Gatot. ” Bu Evi ini membantu misalnya Pak OC Kaligis akan berangkat ke Medan untuk mengikuti sidang TUN (Tata Usaha Negara) karena dia ingin kinerja pemerintahan tidak ingin terganggu maka dia keluarga dana untuk lawyer fee,” ungkap Razman. (Baca juga: Gatot Penuhi Panggilan KPK) […]

Komentar Anda