Barcelona Pertanyakan Hukuman FIFA

 

index
Selebrasi para pemain Barcelona usai menjuarai Liga Champion 2015

KABARHUKUM | Barcelona langsung memberikan reaksi atas hukuman diberikan oleh Federasi Sepakbola Eropa (UEFA). Tim asal Catalan ini akan mempertanyakan keputusan dari Komite Etik dan Disiplin UEFA tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, UEFA mewajibkan Barca membayar denda sebesar 30 ribu euro atau sekitar Rp440,9 juta. Ini menyusul aksi fans El Barca yang membentangkan Estaladas –bendera kemerdekaan Catalan pada final Liga Champions¬† kontra Juventus pada 6 Juni 2015 lalu.

Tak sampai di situ, mereka juga kedapatan menyanyikan lagu bernada separatis dan meneriakkan yel-yel berbau politis. Atas hukuman tersebut, Barca menyatakan keberatan dan akan tim hukum klub akan segera mengambil langkah selanjutnya.

“Kami tak setuju dengan keputusan tersebut, terutama dalam hal deskripsi tindakan anggota dan suporter Barcelona baik sebelum, selama, maupun setelah pertandingan,” bunyi pernyataan Barcelona di situs resminya.

“Dengan tujuan mempertahankan hak klub dan anggota, tetapi tetap menghormati perundang-undangan, tim hukum klub akan mempertimbangkan kemungkinan untuk mempertanyakan hukuman yang diumumkan pada Kamis,” lanjut pernyataan tersebut.

Barcelona dinilai telah melanggar regulasi yang termuat dalam article 16 (2) (e) milik UEFA. Di mana, penggunaan bahasa tubuh, kata-kata, objek atau pesan-pesan lain yang tidak sesuai dengan kegiatan olahraga, terutama pesan politik, ideologi, agama, atau hal lain yang bersifat provokatif dan ofensif adalah terlarang.

Sebagai informasi, ini bukan kali pertama suporter garis keras Barca berulah. Pada final Copa del Rey melawan Athletic Bilbao di Camp Nou, akhir Mei 2015 lalu, mereka sempat menyoraki lagu kebangsaan Spanyol yang diputar sebelum duel dimulai.

ARTIKEL TERKAIT

Komentar Anda