Marlon Purba: PT ACK Bagi-bagi Duit untuk Peroleh Izin Lewat Hakim

KABARHUKUM-Medan | Pemecatan Marlon Purba dari PT ACK oleh Ishak Charlie, berbuntut panjang. Marlon pun membongkar sejumlah kecurangan yang dilakukan PT ACK sewaktu ingin mendirikan bangunan di lokasi Centre Point sekarang.

Bangunan Centre Point yang dikelola PT ACK
Bangunan Centre Point yang dikelola PT ACK

Menurut Marlon, lewat pengacaranya Hakim Tuah, PT ACK membagi-bagikan uang senilai Rp 500 ribu kepada warga setempat agar mendapat izin. Namun Hakim Tuah tak bekerja langsung saat membagi uang tersebut, dirinya mempercayakan hal tersebut kepada rekan kerja seprofessinya Mazwindra SH. Mazwindra yang turun ke lokasi, langsung membagikan uang tersebut dan diketahui oleh sekretaris Lurah Gang Buntu.

“Mazwindra SH selaku pelaksana yang membagi-bagi uang kepada warga, selaku pengacara. Dia mendapat perintah dari Hakim Tuah Harahap. Ada 13 orang yang menerima uang senilai Rp 500 ribu,” ungkap Sariyono warga kelurahan Gang Buntu.

Dengan cara membagikan uang, PT ACK bisa mendapat izin dari warga setempat. Tapi tak semuanya dilakukan secara murni. Ada rekayasa data yang dilakukan PT ACK. Beberapa warga yang tak lagi menghuni daerah setempat ikut masuk dalam daftar pemberi izin. Marlon menunjukkan nama warga yang telah menyandang gelar almarhum ini. Marlon juga mengaku, warga tersebut masih memiliki hubungan kerabat dengannya.

“Waktu di Medan Plaza saya mendapat telepon dari Yusuf dan Sariyono yang merupakan warga Gang Buntu. Mereka katakan, abang tau itu yang bagi-bagi duit? Saya bilang saya tidak tau,” tukas Marlon. (*)

———————–
Laporan: Dhabit Barkah Siregar

ARTIKEL TERKAIT

Komentar Anda