Mau Urus Pindah Tugas Polisi, Asni Ditipu Belasan Juta

KABARHUKUM-Medan | Apes benar nasib Asni. Perempuan setengah baya berumur 47 tahun warga Jalan Letda Sujono, Bandar Selamat, Medan, itu ditipu belasan juta rupiah oleh Maryam alias Mami (50). Dia pun melaporkan kasusnya itu ke Mapolresta Medan, pada Sabtu (25/7/2015) sore kemarin.

Asni saat melapor ke Mapolresta Medan.
Asni saat melapor ke Mapolresta Medan.

Wajah Asni terlihat tak karuan ketika melapor. Semula ia mengaku percaya omongan Mami yang mengatakan mampu mengurus pindah tugas kerabatnya, salah seorang oknum polisi yang bertugas di Nias ke Siantar. “Saya kenalnya sama si Mami dari teman, katanya dia bisa mindahkan polisi dari daerah ke daerah lainnya,” ujar Asni saat ditemui di Mapolresta Medan.

Lanjut Asni, bahwa si Mami itu mengaku dekat dengan semua polisi Poldasu hingga Kapoldasu. “Katanya dia kenal sama semuanya, dekat dengan Kapoldasu, Kabid Humas, sama orang Polda semuanya. Pokoknya itu gampang beres semuanya,” ucapnya menirukan omongan si Mami.

Akibat penipuan tersebut, Asni menjelaskan ia mengalami kerugian hingga mencapai Rp 13,5 juta. “Pembayarannya 2 kali, pertama saya bayar Rp 10 juta pada tanggal 15 September 2014, lalu dia kembali mendatangi saya 3 hari berikutnya dan dia meminta uang tambahan Rp 3,5 juta. Hingga kerugian saya Rp 13,5 juta,” terangnya.

Namun hingga sampai saat ini, urusan tersebut tidak juga selesai malahan uang milik Asni raib tidak dipulangkan. “Terpaksa aku sekarang mengganti uang yang dibawa kabur tersebut,” jelasnya.

Namun ketika dikonfirmasi kepada Mami melalui telepon selulernya, Mami mengatakan telah memulangkan uang yang diterimanya. “Sudah saya pulangkan uangnya,” ujarnya ketus.

Namun Mami membantah bahwa uang yang diterimanya untuk pengurusan memindah tugaskan oknum polisi dari Nias ke Siantar. “Uang itu bukan untuk mengurus polisi pindah tugas. Silahkan kalau mau melapor,” tegasnya mengakhiri. (*)

————–
Laporan: Adek Siahaan

ARTIKEL TERKAIT

Komentar Anda