Dua Bandar Sabu Diamankan Polisi di Gudang Bus Pelangi

 

KABARHUKUM-Medan | Narkoba jenis sabu sebanyak 400 gram asal Malaysia yang transit di Nangroe Aceh Darussalan (NAD) gagal edar di Kota Medan. Pasalnya, Satuan Reserse Narkoba Polresta Medan berhasil mengamankan dua bandar narkoba di gudang Bus Pelangi, Jalan Ringroad, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Sunggal sebelum barang haram tersebut beredar.

Kasat Narkoba Polresta Medan Kompol Wahyudi didampingi Kanit Idik I Narkoba Polresta Medan, AKP. Eliakim Sembiring mengapit kedua tersangka pengedar sabu di Mapolresta Medan.
Kasat Narkoba Polresta Medan Kompol Wahyudi didampingi Kanit Idik I Narkoba Polresta Medan, AKP. Eliakim Sembiring mengapit kedua tersangka pengedar sabu di Mapolresta Medan.

Kedua bandar yang berhasil diamankan berinisial MB (37) warga Kelurahan Tj Rejo, Kecamatan Sunggal dan NAZ (33) warga Desa Malasa Daya, Kecamatan Jamboe Pantoh Labuh NAD. Dari keduanya, petugas mengamankan barang bukti empat bungkus klip sabu seberat 400 gram.

Kasat Narkoba Polresta Medan, Kompol Wahyudi didampingi Kanit Idik I, AKP. Eliakim Sembiring,  Selasa (28/7/2015) mengatakan, penangkapan ini berawal dari adanya informasi masyarakat tentang transaksi sabu di gudang Bus Pelangi.

Mendapat laporan itu, pihaknya lalu melakukan penyelidikan dan mengamankan kedua pelaku. “Saat diinterogasi, kedua pelaku mengatakan mendapat sabu itu dari seseorang berinisial EDI,” jelasnya.

Wahyudi mengatakan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan dan mengejar pelaku berinisial EDI. Imbas perbuatannya, Kata Wahyudi, tersangka harus merasakan jeruji pengap rumah tahanan Polresta Medan. “Kedua pelaku kita jerat dengan Pasal 112 ayat 2 Jo 132 ayat 1 UU RI No 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman seumur hidup atau hukuman mati,” pungkasnya. (*)

 

————–

Laporan: Adek Siahaan

ARTIKEL TERKAIT

Komentar Anda