Duh Sakit, Bupati Tobasa Tertunda Dihukum Penjara

KABARHUKUM-Medan | Dengan alasan sakit, sidang putusan (vonis) terhadap terdakwa Bupati Tobasa Non Aktif Pandapotan Kasmin Simanjuntak yang terjadwal pada hari ini, Selasa (28/7/15) di Pengadilan Tipikor Medan harus tertunda. Kasmin merupakan terdakwa dalam kasus perkara dugaan korupsi pembangunan lahan base camp dan access road PLTA Asahan III tahun 2010-2011 senilai Rp. 4,4 miliar serta Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) senilai Rp. 4,6 miliar.

Kasmin Simanjuntak
Kasmin Simanjuntak

Penundaan persidangan itu setelah majelis hakim yang diketuai Parlindungan Sinaga bersama hakim anggota lainnya selama 15 menit berdiskusi dan memerintahkan jaksa penuntut umum agar melihat kondisi terdakwa RS Premier Jatinegara, Jakarta Timur untuk mengetahui kebenarannya. Hingga akhirnya majelis hakim mengetuk palu pertanda sidang berakhir dan ditunda hingga pekan depan.

Usai persidangan Luhut Simanjuntak selaku penasehat hukum terdakwa membenarkan bahwa kliennya dirawat selama beberapa hari di RS Premier Jatinegara, Jakarta Timur.

Dikatakannya, bahwa Bupati Tobasa non aktif Pandapotan Kasmin Simanjuntak telah dirawat semenjak 21-25 Juli 2015 di rumah sakit tersebut. Kasmin mengalami gangguan prostat dan harus mendapatkan perawatan medis dan beristirahat selama seminggu. Lanjut Luhut, setelah itu Kasmin akan kembali menghadiri proses persidangan dan tetap kooperatif menghadiri proses persidangan.

Sementara itu, jaksa penuntut umum Polim Siregar menyatakan bahwa sebelumnya tidak ada pemberitahuan tentang sakit terdakwa. Namun demikian pihaknya telah melakukan kordinasi dengan majelis hakim. Sebelumnya, penuntut umum Polim Siregar menuntut Bupati Toba Samosir (Tobasa) non aktif, Pandapotan Kasmin Simanjuntak, selama 3 tahun denda Rp. 500 juta subsider enam bulan kurungan. Namun dalam tuntuta jaksa, Kasmin tidak dikenakan Uang Pengganti (UP). Pasalnya, Kasmin telah membayar uang kerugian negara ke Kejari Balige sebesar Rp. 2,5 miliar.

Pihak kejaksaan juga memblokir rekening BNI di Balige milik Kasmin yang berjumlah Rp. 1,2 miliar lebih. Kasmin dinilai melanggar Pasal 2 dan Pasal 3 jo Pasal 18 UU RI No 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah UU RI No 20 tahun 2001. Selain itu, Kasmin juga dikenakan kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) senilai Rp. 4,6 miliar. Salah satu hasil TPPU-nya yakni pembelian jam tangan Cartier tipe Ballon Bleu seharga Rp 380 juta. Ia juga dijerat dengan Pasal 3 Ayat (1) UU RI No 8 tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan TPPU.(*)

__________________

Editor : Ki Andang

ARTIKEL TERKAIT

One Thought to “Duh Sakit, Bupati Tobasa Tertunda Dihukum Penjara”

  1. […] Simanjuntak di Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Medan. Meski sebelumnya dinyatakan sakit ( Baca : Duh Sakit, Bupati Tobasa Tertunda Dihukum Penjara ), tetapi ia tetap dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi pencucian uang […]

Komentar Anda