Jero Wacik Yakin Bisa Bebas Jika Masa Tahanannya Habis

KABARHUKUM-Jakarta | Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik mengatakan dirinya bakal bebas demi hukum jika sebelum 1 September 2015 perkaranya belum disidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi.
Menurut Jero, aturan itu sudah tertuang di Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana. “Penyidik bilang bahwa saya bisa bebas demi hukum jika masa penahanan saya habis,” ujarnya di kantor Komisi Pemberantasan Korupsi, Kamis, 30 Juli 2015.

jero wacik
Jero Wacik (Antara)

Sebelum memberi pernyataan ke wartawan, Jero telah menandatangi perpanjangan masa penahanan yang terakhir. Jero telah dua kali meneken perpanjangan serupa untuk penambahan masa penahanan 40 dan 30 hari. “Masa perpanjangan yang terkahir ini akan habis 1 September,” ujar dia.

Menurut Jero, penyidik juga menyebut akan mengupayakan pelimpahan perkara penyidikan ke penuntutan secepatnya. “Kata penyidik, mungkin dalam 10 hari.”

Penyidik KPK menahan Jero setelah memeriksanya sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan saat menjadi Menteri Energi, pada 25 Mei 2015. Jero mendekam di rumah tahanan Cipinang, Jakarta Timur.

KPK menduga Jero menerima duit hingga Rp 9,9 miliar selama menjabat Menteri Energi. Duit itu diduga digunakan untuk kepentingan pribadi, pihak ketiga, dan pencitraan. Belakangan, komisi antirasuah juga menyangka Jero melakukan korupsi saat menjadi Menteri Kebudayaan dan Pariwisata. Modusnya disinyalir sama, yaitu mengakali dana operasional menteri. (*)

————

Editor: Maestro Sihaloho

ARTIKEL TERKAIT

Komentar Anda