Dua Penganiaya PRT Jl Beo Dituntut 20 Tahun Penjara

ilustrasi

KABARHUKUM-Medan | Zainal Abidin alias Zahri dan Feri Syahputra, terdakwa kasus dugaan penganiayaan dan pembunuhan pembantu rumah tangga (PRT) di Jalan Beo, dituntut agar sama-sama dihukum penjara selama 20 tahun.

ilustrasi
ilustrasi

Tuntutan itu disampaikan Jaksa Penuntun Umum (JPU), Faiz Ahmed Illovi dan Fahrizal kepada majelis hakim yang diketuai Aksir di Pengadilan Negeri Medan, Rabu (5/8/15).

JPU menilai keduanya secara sah dan meyakinkan melakukan tindak
pidana sebagaimana diatur dan dijerat Pasal 44 ayat 3 UU RI tahun 2004
tentang kekerasan di dalam rumah tangga (KDRT) jo pasal 55 KUHP.

Salah satu terdakwa, Feri tidak terima dan mengucapkan kata-kata kotor serta memukul pintu ruang sidang saat digelandang menuju sel tunggu PN Medan, seusai sidang digelar.

Setelah sidang pembacaan tuntutan terhadap Zahri dan Feri, hakim
kemudian melanjutkan sidang dengan agenda yang sama terhadap terdakwa lainnya, yakni Syamsul Anwar dan istrinya, Bibi Randika. Namun, sesaat setelah sidang dibuka, Syamsul meminta agar sidang ditunda karena dirinya sedang dalam kondisi kurang sehat karena sakit kepala. Akhirnya majelis hakimpun menunda persidangan, karena Bibi mendadak pingsan. (*)

Bagi berita:

1 Trackback / Pingback

  1. Dengar Karyawan Dituntut 20 Tahun Penjara, Bibi Randika Pingsan | kabarhukum.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*