Basariah Panjaitan, Capim KPK Perempuan dari Polri

KABARHUKUM-Jakarta|Brigjen Pol. Basariah Panjaitan adalah calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang berasal dari unsur Polri. Basariah sehari-hari aktif sebagai pengajar di Sekolah dan Staf Pimpinan Polri.

basariah
Brigjen Pol. Basariah Panjaitan, Capim KPK perempuan yang berasal dari Polri. (tribun)

Basaria mengungkapkan, ada dua faktor yang menyebabkan pencalonannya sebagai calon pimpinan KPK periode 2015-2019 yakni eksternal dan internal.

Secara eksternal, ia mengaku faktor ‘perempuan’ merupakan alasan utama yang mendorongnya jadi capim KPK. Menurut Widyaiswara Madya Sespimti Polri itu, setelah anggota Pansel KPK diumumkan Presiden Joko Widodo Mei lalu, dan isinya perempuan semua, banyak bawahannya yang menghubungi menyarankan untuk mendafta

Adapun secara internal, ia yakin mampu melaksanakan tugas sebagai pimpinan KPK jika terpiligh nanti. Mengingat, sekitar 30 tahun sudah satu dari tiga polisi wanita berpangkat jenderal ini berkecimpung di bidang reserse. Brigjen Pol Basaria Panjaitan percaya pengalaman ini bisa dijadikan kekuatan jika dipercaya menjadi pimpinan KPK.

Brigjen Pol Basaria Panjaitan merupakan satu dari empat perempuan yang lolos tahap III seleksi capim KPK 2015-2019. Sementara total nama yang lolos seleksi tahap III ada 19 orang. Dan diseleksi tahap IV Basariah kembali lolos. Namanya masuk dari 8 capim yang dibawah ke Istana hari ini oleh Timsel.

Dengan demikian, secara matematis, peluang capim perempuan untuk jadi pimpinan KPK sekitar 20 persen. Sejauh ini, tak ada satu pun perempuan yang pernah duduk sebagai pimpinan KPK. Jika kali ini peluang 20 persen itu bisa dimaanfaatkan secara maksimal, maka sejarah baru bagi lembaga antirasuah itu akan terjadi.


Editor: Maestro Sihaloho

ARTIKEL TERKAIT

Komentar Anda