Diprapidkan, BBTNGL Mohon Sidang Ditunda

KABARHUKUM-Medan | Tidak hadirnya pihak Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL) sebagai termohon dalam sidang gugatan pra peradilan (prapid) yang diajukan 2 orang pemilik getah karet (pemohon), membuat sidang batal.

ilustrasi
ilustrasi

Pihak BBTNGL melalui Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) BBTNGL, P Turnip, beralasan pihaknya sudah mengirimkan surat permohonan penundaan sidang prapid yang semestinya digelar Senin (31/8) untuk pemohon Mastur dan Kadarudin. Dimana sidangnya akan digelar pada Kamis (3/9/2015) hingga Senin (7/9/2015) mendatang secara bersamaan.

“Kami sekarang tinggal menunggu jawaban dari Pengadilan Negeri (PN) Medan agar ditunda Senin depan,” ucap Turnip. (Baca: Tahan Getah Karet, BBTNGL Diprapidkan)

Sementara itu,Juru Bicara PN Medan, Fauzul Hamdi kepada wartawan menyatakan bahwa pihaknya sudah mengkonfirmasi sidang prapid tersebut akan digelar Senin (7/9/205). “Kita sudah telpon paniteranya, bahwa sidangnya kita tunda jadi Senin mendatang. Penundaan ini karena pihak termohon tidak hadir,” katanya.

Sementara itu, meskipun sidang gugatan prapid dengan pemohon tersangka Mastur ditunda, namun puluhan warga Barak Induk, Dusun V, Aman Damai,Desa Harapan Maju, Sei Lepan, Langkat mendatangi PN Medan untuk memberikan dukungan kepada rekannya yang ditahan di Rumah Tahanan Tanjung Gusta. Mereka meminta majelis hakim mengabulkan gugatan mereka terhadap BBTNGL.(*)


editor: ki andang

ARTIKEL TERKAIT

2 Thoughts to “Diprapidkan, BBTNGL Mohon Sidang Ditunda”

  1. […] KABARHUKUM-Medan | Kehadiran seratusan Petani Indonesia Pengungsi Aceh (PIPA) di Pengadilan Negeri (PN) Medan untuk menyampaikan dukungannya pada sidang pra peradilan yang dilakukan rekan mereka, Mastur dan Kadarudin, kembali menuai kekecewaan, Kamis (3/9/2015). Pasalnya, pihak terlapor yakni Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL), kembali meminta persidangan ditunda, setelah sebelumnya juga meminta penundaan. (Baca: Diprapidkan, BBTNGL Mohon Sidang Ditunda) […]

  2. […] KABARHUKUM-Medan | Kehadiran seratusan Petani Indonesia Pengungsi Aceh (PIPA) di Pengadilan Negeri (PN) Medan untuk menyampaikan dukungannya pada sidang pra peradilan yang dilakukan rekan mereka, Mastur dan Kadarudin, kembali menuai kekecewaan, Kamis (3/9/2015). Pasalnya, pihak terlapor yakni Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL), kembali meminta persidangan ditunda, setelah sebelumnya juga meminta penundaan. (Baca: Diprapidkan, BBTNGL Mohon Sidang Ditunda) […]

Komentar Anda