Dinilai Punya Program Keagamaan Jelas, Ustadz dan Ustadzah di 21 Kecamatan Komitmen Dukung Eldin

Drs H Dzulmi Eldin S MSi (foto: dhabit barkah siregar-kabarhukum.com)

KABARHUKUM-Medan | Majelis Silaturahim Ustadz-ustadzah (Masud) Medan berkomitmen mendukung Calon Walikota Medan Incumbent, Dzulmi Eldin dalam mewujudkan Kota Medan religius. H Sangkot Saragih kepada kabarhukum.com, Selasa (1/9/2015). Sangkot menuturkan, saat ini telah terbentuk pengurus Masud di 21 kecamatan se-Kota Medan. Untuk itu, keseluruh Ustadz-ustadzah yang berada di 21 kecamatan tersebut akan turun langsung mensosialisasikan, serta bertukar pikiran hal-hal yang berkaitan dengan keagamaan ke masyarakat.

Drs H Dzulmi Eldin S MSi (foto: dhabit barkah siregar-kabarhukum.com)
Drs H Dzulmi Eldin S MSi (foto: dhabit barkah siregar-kabarhukum.com)

Selain itu, mereka juga ikut membantu menyebarkan program kerja dari pasangan Calon Walikota Medan Dzulmi Eldin-Akhyar Nasution. “MASUD sudah berdiri di 21 kecamatan, seluruhnya sepakat mendukung Dzulmi Eldin dan Akhyar. Kami mendukung karena Dzulmi Eldin merupakan anak Medan tulen, lahir dan besar di Kota Medan. Kemudian, saat menjabat WaliKota Medan, program keagamannya sangat jelas untuk menciptakan Kota Modern dan Religius,” katanya.

Dzulmi Eldin, sambung Sangkot, merupakan sosok yang sudah dikenal di kalangan Ustadz dan Ustdazah di Medan. Saat menjabat sebagai Walikota, Eldin melalui beberapa program kerjanya seperti safari subuh, pengajian di 21 kecamatan pada bulan ramadhan, tahun baru Islam, tahun baru masehi, hari besar keagamaan dan safari Jum’at. Semua program itu, melibatkan banyak usatdz-ustadzah dan menjadi poin utama dalam komitmen mendukungnya. “Kami juga mengangkat HT Dzulmi Eldin sebagai Dewan Penasehat. Lembaga ini juga akan secara penuh memenangkan Dzulmi Eldin dan Akhyar Nasution pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) pada 9 Desember mendatang,” akunya.

Secara terpisah, Dewan Penasehat Masud Medan, Dzulmi Eldin mengatakan, Masud bukan didirikan oleh pemerintah, tetapi berdiri berdasarkan silaturahmi, kepada kerabat dan jiran tetangga agar kebersamaan terus terjaga. Juga menjadi wadah bagi ustadz dan ustadzah di seluruh wilayah Medan.

“Masud ini tidak didirikan oleh pemerintah, tetapi atas kesepakatan bersama sebagai wadah silaturrahmi. Salah satu contohnya, jika ada ustad atau ustazah yang sakit, wadah ini dapat dimanfaatkan untuk menghimpun kekuatan dalam meringankan beban keluarga yang sedang tertimpa musibah,” jelas Eldin.

Calon Wali Kota Medan nomor urut 1 ini menjelaskan, ada 1.050 masjid tersebar di 21 Kecamatan di Kota Medan. Hingga kini tidak diketahui berapa jumlah penceramah yang ada. Untuk itulah perlu adanya majelis seperti ini.

Dalam kesempatan itu, Eldin meminta kepada seluruh masyarakat khususnya ustad dan ustazah yang hadir agar meluruskan niat setiap melangkah. Sebab niat yang lurus, akan menghasilkan rezeki yang baik pula. “Untuk pemilihan kepala daerah nanti, mari kita tentukan pilihan yang sesuai dengan hati kita tanpa adanya paksaan dari manapun,” pungkasnya saat menghadiri pelantikan MASUD Komisariat V, Medan Labuhan, Deli, Marelan dan Belawan. (*)


laporan: Dhabit Barkah Siregar

ARTIKEL TERKAIT

Komentar Anda