Turis Perancis Dirampok di Kawasan Balai Kota Medan, Kamera dan 100 Euro Ludes

Warga Negara Prancis di SPKT Polresta Medan saat membuat laporan perampokan, Selasa (1/9/2015) (foto: Adek Siahaan-kabarhukum.com)

KABARHUKUM-Medan | Untuk kesekian kalinya turis asing dirampok di Kota Medan. Kali ini, turis  asal Prancis dirampok saat melintas di kawasan Balai Kota, tepatnya antara Jalan Imam Bonjol dan Jalan Raden Saleh, Medan, tak jauh dari kantor DPRD Medan, Selasa (1/9/2015) kemarin. Usai dirampok, kedua korban, Nicola (29) dan  teman wanitanya Marry (27) dibawa petugas Patroli Jalan Raya (PJR) Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Polda Sumut yang melintas di lokasi untuk membuat laporan ke Polresta Medan. Kejadian siang bolong yang menimpa turis asing ini pun sempat menghebohkan warga yang tengah melintas di kawasan Balai Kota Medan.

Warga Negara Prancis di SPKT Polresta Medan saat membuat laporan perampokan, Selasa (1/9/2015) (foto: Adek Siahaan-kabarhukum.com)
Warga Negara Prancis di SPKT Polresta Medan saat membuat laporan perampokan, Selasa (1/9/2015)
(foto: Adek Siahaan-kabarhukum.com)

Sesampainya di Mapolresta Medan, pasangan asal Prancis ini kemudian dibawa ke ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT). Di Mapolresta Medan, korban menceritakan kejadian ini bermula ketika dia hendak jalan-jalan menikmati suasana Kota Medan. “Pelaku ada dua orang mengendarai sepeda motor, menarik tas yang saya sandang,” kata Mary dalam bahasa Inggris.

Usai menggasak tas, lanjut korban, pelaku kemudian tancap gas, meninggalkan lokasi kejadian. Sadar menjadi korban perampokan, keduanya pun berusaha mengejar pelaku. Namun, upayanya sia-sia, pelaku menghilang diantara padatnya kendaraan yang melintas. “Di dalam tas saya ada kamera, ada surat-surat, file, uang yang cukup banyak, lebih dari 100 Euro,” kata Marry.

Kasat Reskrim Polresta Medan, Kompol Aldi Subartono SIK SH MH ketika dikonfirmasi, membenarkan laporan korban. “Benar, korban sudah membuat laporan, kasusnya saat ini sedang dalam penyelidikan,” ujar Aldi.

Peristiwa perampokan yang dialami pasangan turis asing yang berujung dengan hilangnya sejumlah barang berharga korban tersebut bukan kali ini saja terjadi di wilayah hukum Polresta Medan. Sebelumnya, pasangan kekasih juga asal Prancis, Clement Lamy (23) dan Hany (23), Senin (17/8/2015) lalu dirampok oleh pengendara sepeda motor. Ironisnya, kejadian naas itu terjadi tak jauh dari Mapolresta Medan, yakni di Jalan HM Yamin simpang Jalan Sena.

Kejadian serupa juga dialami Simerendeep Khuman (27). Warga Negara Inggris ini menjadi korban penjambretan di Jalan Kenangan, Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun, Kamis (13/8). Para pelaku berhasil merampas sebuah kalung emas seberat  15 gram dari leher korban. Sepekan sebelumnya, kejadian yang sama juga menimpa pasangan turis yang juga asal Inggris Eliot (25) dan Amalie Smith (23),  keduanya dirampok di Jalan Glugur, Kecamatan Medan Barat. Ironisnya lagi, meski telah membuat laporan resmi ke Mapolresta Medan, namun hingga detik ini, para tersangka masih bebas berkeliaran. (*)


laporan: Adek Siahaan

ARTIKEL TERKAIT

Komentar Anda