BBTNGL Kembali Mohon Sidang Prapid Ditunda, Ratusan Petani Aksi Kecewa

Ratusan petani PIPA gelar kembali aksi di PN Medan (foto: ams)

KABARHUKUM-Medan | Kehadiran seratusan Petani Indonesia Pengungsi Aceh (PIPA) di Pengadilan Negeri (PN) Medan untuk menyampaikan dukungannya pada sidang pra peradilan yang dilakukan rekan mereka, Mastur dan Kadarudin, kembali menuai kekecewaan, Kamis (3/9/2015). Pasalnya, pihak terlapor yakni Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL), kembali meminta persidangan ditunda, setelah sebelumnya juga meminta penundaan. (Baca: Diprapidkan, BBTNGL Mohon Sidang Ditunda)

Ratusan petani PIPA gelar kembali aksi di PN Medan (foto: ams)
Ratusan petani PIPA gelar kembali aksi di PN Medan
(foto: ams)

Kenyataan itu dibenarkan Juru Bicara PN Medan, Fauzul Hamdi, dimana pihak BBTNGL kembali memohon sidang ditunda hingga Senin (7/9/2015) mendatang. Namun, fauzul berjanji untuk perkara ini pihaknya akan mempelajari dan memutuskan perkara tersebut seadil-adilnya.

Sementara itu, Mislan selaku koordinator aksi meminta agar pihak pengadilan bisa mengabulkan Praperadilan keduanya dan membebaskannya dari jeratan hukum. (Baca: Petani Indonesia Pengungsi Aceh (PIPA), Demo PN Medan Tuntut Keadilan)

Aksi sempat memanas karena ratusan petani yang berunjuk rasa ini harus kecewa tidak bisa menghadiri proses persidangan. Namun setelah mendengarkan penjelasan dari Fauzul Hamdi Lubis dan Koordinator aksi, Mislan, ratusan pengungsi yang didominasi kaum hawa ini bisa memahaminya.(*)


editor: ki andang

ARTIKEL TERKAIT

Komentar Anda