Nonton Bareng Film Jenderal Soedirman, Dandim 0201 BS: Jiwa Kepahlawanan Itu yang Kita Ambil

Dandim 0201/BS, kepolisian serta masyarakat pasca nonton bareng film Jenderal Soedirman. (foto: Dhabit Barkah Siregar-kabarhukum.com)

KABARHUKUM-Medan | Puluhan Personil Kodim Infanteri 0201 BS Medan bersama puluhan Personil Satuan Shabara Polresta Medan termasuk kalangan jurnalis nonton bareng film Jenderal Soedirman di Bioskop 21 Mall Palladium, Jalan Kapten Maulana Lubis, Medan, Kamis (3/9/2015). Saat berlangsungnya nonton bareng itu, tak sedikit personil TNI Kodim dan Polresta Medan yang tertawa dan terharu melihat aksi dari beberapa adegan film. Nonton bareng itu diharapkan dapat mengajak masyarakat untuk lebih menghormati jasa para pahlawan.

Dandim 0201/BS, kepolisian serta masyarakat pasca nonton bareng film Jenderal Soedirman.  (foto: Dhabit Barkah Siregar-kabarhukum.com)
Dandim 0201/BS, kepolisian serta masyarakat pasca nonton bareng film Jenderal Soedirman.
(foto: Dhabit Barkah Siregar-kabarhukum.com)

Komandan Kodim (Dandim) 0201BS Medan, Letkol Maulana Ridwan mengajak seluruh masyarakat agar menonton film tersebut dan mengambil makna perjuangan dari film tersebut. Soedirman, menurut Maulana, merupakan sosok pemimpin yang sangat setia dan patut dicontoh, baik dari sisi menyusun strategi perang dan berlaku adil kepada anak buahnya.

Soedirman juga tak mudah menyerah, meski tak sedikit anak buahnya yang mengeluh, bagi Soedirman kemerdekaan menjadi harga mati untuk diperjuangkan. “Soedirman itu adalah sebagai pahlawan. Jadi ingin saya mengajak, yang pertama untuk anggota saya Kodim khususnya, keluarga besar, berikut juga rekan-rekan kepolisian, ada juga dari OKP, ada dari masyarakat. Jiwa kepahlawanannya itu yang saya mau ambil,” katanya.

“Sekarang kita sudah merdeka, mereka yang berjuang, nah sekarang kita tinggal menerusi kemerdekaan itu dengan semua (masyarakat), berbagai macam bidangnya masing-masing. Ada yang tentara, ada yang polisi, ada yang pelajar, ada yang sekolah, mari kita terusi kemerdekaan itu supaya pahlawan kita ini tidak menangis. Masa mereka yang sudah berjuang, kita tidak mau yang terbaik buat bangsa ini,” ungkap Maulana seusai nonton.

Maulana mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat agar meniru sosok dari sang Jenderal. Yang dia anggap memiliki jiwa besar, kepimpinan dan berwibawa, agar masyarakat tak ragu melawan demi kemerdekaan.

“Untuk film Jenderal Soedirman ini, terutama generasi penerus, generasi muda. Anak sekolah, mahasiswa, komponen masyarakat nontonlah jiwa kepahlawanan dia (Soedirman). Walaupun sakit, dia masih berada di tengah-tengah anggota berjuang bagaimana supaya merdeka. Masa orang yang sehat tidak mau melakukan hal seperti itu, orang sakit saja mau. Itulah jiwa yang harus diambil,” imbaunya. (*)


laporan: Dhabit Barkah Siregar

ARTIKEL TERKAIT

Komentar Anda