Amien Rais: Kalau Tidak Bisa Juga Ubah Keadaan, PAN Keluar

Prof H M Amien Rais.

KABARHUKUM-Jakarta | Amien Rais khawatir Indonesia bisa menjadi subordinat China. Hal itu ia sampaikan seusai Rapat Pimpinan Nasional PAN.

amien rais 1
Amien Rais, Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional. (viva)

“Pekerjaan diberikan ke mereka (China-red) dan nanti kita jadi penonton lapar,” ujar Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional ini saat konferensi pers di kantor Dewan Pimpinan Pusat PAN, Jalan Senopati, Jakarta Selatan, kemarin, Jumat (4/9).

Terkait hal itu, Amien juga mengkritik sejumlah proyek kerja sama antara pemerintah dengan negeri tirai bambu tersebut. “Mereka bangun kereta api dan infrastruktur lain. Itu tidak boleh,” tegasnya.

Lebih lanjut Amien mengatakan, karena alasan kemerosotan ekonomi pula PAN akhirnya memutar haluan dan kemudian bergabung dengan pemerintah. “Kalau tidak bisa juga ubah keadaan, PAN keluar,” ujarnya.

Diakui oleh Amien, merupakan risiko besar bila PAN tidak memutuskan bergabung dengan pemerintah. Kepercayaan masyarakat yang semakin memudar juga dinilainya sebagai salah satu alasan kuat PAN bergabung dengan pemerintah.

“Kalau perlu, tidak usah tunggu Jokowi. MPR bisa undang secara inisiatif supaya kita semua bisa bersama-sama pikul beban nasional secara bertanggung jawab,” ujarnya.

Saat memberikan konferensi pers soal bergabungnya PAN ke pemerintah, Amien menyebut ada skenario dari luar untuk menghancurkan Indonesia yang kita harus pahami.

Menurut Amien, negara-negara Timur Tengah runtuh belakangan ini dalam hitungan bulan, dan target berikutnya adalah Malaysia dan Indonesia. “Ada kekuatan yang akan meruntuhkan bangsa-bangsa, termasuk Indonesia. Kita dalam kondisi berbahaya,” tandasnya. (*)


Editor: Maestro Sihaloho

ARTIKEL TERKAIT

Komentar Anda