Kepergok, Dua Pelaku Pencuri Kereta Hampir Dibakar Mahasiswa USU

Tersangka ranmor di USU saat diperiksa di Mapolsekta Medan Baru. (foto: adek siahaan-kabarhukum.com)

KABARHUKUM-Medan | Rizky Prayoga (27) warga Pasar VII Padang Bulan dan Afrianta Kaban (21) warga Pasar V Padang Bulan terpaksa menerima pukulan bertubi-tubi dari mahasiswa dan pihak keamanan Kampus Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (4/9/2015). Pasalnya, ia mencoba melarikan sepeda motor seorang mahasiswa bernama Eki, di Fakultas Ilmu Sosial Politik USU.

Tersangka ranmor di USU saat diperiksa di Mapolsekta Medan Baru. (foto: adek siahaan-kabarhukum.com)
Tersangka ranmor di USU saat diperiksa di Mapolsekta Medan Baru. (foto: adek siahaan-kabarhukum.com)

Informasi diperoleh menyebutkan, siang itu ketika mahasiswa tengah disibukan dengan jadwal kuliah, Rizky dan Afrianta berada di parkiran kereta terlihat tengah mencongkel sepeda motor Honda Supra X 125. Namun naas, aksi nekat dua pemuda itu dipergoki para mahasiswa.  Sontak, kedua pelaku pun diteriaki maling. “Kulihat mereka mencongkel kereta. Kuteriaki aja,” ucap seorang mahasiswa.

Mengetahui hal itu, sambungnya, para mahasiswa dibantu dengan petugas Satpam kampus langsung melakukan pengejaran dan berhasil menangkap para pelaku.

“Kami kepung, berhasil kami tangkap, massa yang sudah tersulut emosi, spontan pukuli mereka, dua orang lagi berhasil kabur,” ucapnya. Di situ, Rizky dan Afrianta sempat bersikeras, sehingga massa semakin emosi dan menghakiminya.

Saat hendak digiring ke pos pengamanan, mahasiswa yang melihat aksi pencurian sepedamotor dilakoni dua pemuda itu semakin emosi, lantaran mereka tak mengaku. Massa marah kemudian menghajarnya hingga tersungkur dan berlumuran darah.

Tak sampai disitu, massa juga hendak membakar Rizky dan Afrianta dengan bensin. “Untungnya, petugas keamanan kampus cepat menghubungi polisi selanjutnya digiring ke komando,” ucap seorang security kampus kepada wartawan.

Ketika ditanyai, Afrianta terus mengelak tidak mengakui ingin mencuri. “Saya tidak mencuri kereta, saya mau jumpai teman saya,” kilahnya.

Sementara itu, Rizky mengaku diajak Afrianta untuk menjumpai kawannya di Kampus USU jalan Dr Mansur. “Aku bilang sama abang tu (Afrianta-red) gak bisa lama, sampai di sana cerita sama kawannya, kek ngambil kereta gitu,” akunya.

Terpisah, Kapolsek Medan Baru, Kompol Roni Nicolas Sidabutar, SIK mengaku masih melakukan pemeriksaan terhadap terduga pencurian. “Kita masih menunggu keterangan korbannya,”ujar Roni Singkat. (*)


laporan: Adek Siahaan

ARTIKEL TERKAIT

Komentar Anda