Anggap Perlakuan PT KAI dan Kodam Tidak Manusiawi, Warga Pinggiran Rel Asrama Haji Sambangi DPRD Sumut

KABARHUKUM-Medan | Puluhan warga pinggiran rel Jalan Asrama, Medan Helvetia lakukan unjuk rasa di depan Gedung DPRD Sumut di Jalan Teuku Imam Bonjol, Medan, Senin (7/9/2015).

warga rel
Suasana aksi demonstrasi warga pinggiran rel Asrama Haji di depan kantor DPRD Sumut. (Foto: Dhabit Barkah Siregar – kabarhukum.com)

Dalam aksinya, mereka menuntut agar aspirasi mereka disampaikan ke Presiden. Tuntutan tersebut mengenai penggusuran yang dilakukan oleh TNI Kodam Bukit Barisan I tanggal 2 September lalu. Penggusuran tersebut, dilakukan karena status tanah yang mereka duduki merupakan lahan hijau milik PT KAI. Karenanya PT KAI memakai jasa TNI untuk menggusur paksa puluhan warga ini.

Koordinator aksi Tomson Purba mengatakan, kedatangan mereka untuk menuntut penggusuran yang dianggap tak bermoral oleh personil Kodam I/BB. “Kami adalah manusia biasa yang bermartabat, dan berakhlak. Tidak seperti tentara yang sudah merampas rumah kami,” katanya.

Ketua Aliansi Masyarakat Pinggir Rel Jalan Asrama, Sahat Sianturi menyebutkan, warga mendapat surat edaran mengenai penggusuran yang akan dilakukan PT KAI beberapa waktu lalu. Namun, esok harinya PT KAI melalui Kodam I, mengeksekusi lahan secara paksa. “Tanggal 1 September datang surat dari PT KAI sama kami, untuk membongkar sendiri rumah kami. Tanggal 2 kemarin ratusan orang Kodam yang bubarkan paksa,” ujarnya.

Ketua Komisi A DPRD Sumut, Toni Togatorop SE mengatakan, pihaknya telah menerima aspirasi rakyat. Dan akan membahasnya lebih mendalam demi mewujudkan permintaan rakyat.

Toni yang didampingi beberapa perwakilan dari Komisi A dan B, mengajak perwakilan warga Jalan Asrama untuk rapat bersama membahas tuntutan mereka. “Kita telah menerima aspirasi ini sebelumnya, dan telah menyampaikan kepada ketua DPRD Sumut. Untuk itu, beberapa perwakilan dipersilahkan masuk ke ruangan untuk rapat membahasnya,” sebutnya.


Laporan: Dhabit Barkah Siregar

ARTIKEL TERKAIT

Komentar Anda