Dzulmi Eldin Diupah-upah Jemaah Pengajian

Dzulmi Eldin saat diupah-upah keluarga besar Pengajian se-Kecamatan Medan Tuntungan di Masjid Al Ikhlas, Medan Tuntungan. (foto: kabarhukum.com-ist)

KABARHUKUM-Medan | Masjid Al-Ikhlas Jalan Nilam 11 Perumnas Simalingkar, Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan, menjadi tempat upah-upah dan doa dari Keluarga Besar Pengajian se-Kecamatan Medan Tuntungan. Mereka berharap agar Dzulmi Eldin dan Akhyar Nasution sehat selalu, kuat dalam menjalani segala aktifitas dan bisa kembali memimpin Kota Medan periode 2016-2021.

Dzulmi Eldin saat diupah-upah keluarga besar Pengajian se-Kecamatan Medan Tuntungan di Masjid Al Ikhlas, Medan Tuntungan.  (foto: kabarhukum.com-ist)
Dzulmi Eldin saat diupah-upah keluarga besar Pengajian se-Kecamatan Medan Tuntungan di Masjid Al Ikhlas, Medan Tuntungan.
(foto: kabarhukum.com-ist)

Ketua Panitia Silaturahim Akbar, Drs H Arifinsyah dalam sambutannya melaporkan, seluruh ibu-ibu pengajian se-Kecamatan Medan Tuntungan mendukung pasangan Bang Eldin-Akhyar (Benar) untuk menjadi pasangan Walikota/Wakil Walikota Medan.

“Kami mendukung Bapak Eldin, mudah-mudahan terpilih kembali menjadi Wali Kota Medan,” harapnya dan diamini oleh seluruh jamaah pengajian, Ahad (6/9/2015).

Tak hanya itu, dukungan lainnya juga disampaikan Badan Kenaziran Masjid (BKM) Masjid Al-Ikhlas, Hasanuddin. Secara khusus, dirinya pun mengajak seluruh jamaahnya untuk memilih orang yang sudah kenal menjadi pemimpin Kota Medan.

“Kalau ada yang dekat, kenapa harus yang jauh. Kalau ada yang sudah teruji, mengapa kita harus mencari yang belum pasti. Di rumah Allah ini saya mengajak supaya saudara kita ini, beliau menjadi orangtua kita lagi di Kota Medan ini. Sebagai anak, jika bapak terpilih kembali, kami mohon agar bapak mengingat kami,” ucapnya.

Tokoh Masyarakat Se-Kecamatan Tuntungan, Safaruddin Sitorus mengatakan silaturahim yang dilaksanakan ini merupakan ajang untuk memupuk rasa persaudaraan. “Silaturahim ini menghubungkan satu dengan yang lain. Kita adalah satu, kita bersaudara. Mari kita dukung beliau dan kita doakan dapat kembali menjadi Wali Kota Medan. Semoga Allah mengijabah doa kita,” ujar Safaruddin.

Tokoh Masyarakat Kota Medan, Drs Afifuddin Lubis menjelaskan, dalam memilih pemimpin haruslah orang yang lebih dikenal. Seperti halnya ketika kita ingin memperbaiki sesuatu. Serahkanlah semuanya pada yang sudah ahli. “Sama halnya ketika ingin memperbaiki jam tangan. Perbaikilah jam tangan kita ke tempat kita biasa memperbaikinya. Jangan coba-coba kita perbaiki ke tempat yang belum pernah kita ketahui keahliannya. Begitu juga dengan pemimpin kita ke depan, pilihlah orang yang sudah diketahui kepemimpinan, yang sudah berpengalaman. Jangan diberikan kepada orang yang belum kita kenal,” tuturnya.

Sementara itu, Calon Wali Kota Medan, Drs HT Dzulmu Eldin mengucapkan terimakasih yang tak terhingga atas upah-upah dan doa yang diberikan seluruh jamaah kepadanya. “Kita tentunya selalu ingin membangun ukhuwah Islamiyah. Medan ini adalah rumah kita bersama dan tentunya kita pulalah yang tahu apa yang akan kita lakukan ke depannya. Kalau bapak dan ibu ikhlas mendukung saya di TPS pada 9 Desember, saya akan ikhlas menerimanya,” jelasnya.

Ke depan, katanya, dalam kepemimpinannya lima tahun mendatang, tidak akan ada lagi anak berusia sekolah tidak mendapatkan pendidikan. “Begitu juga dengan kesehatan. Seperti anekdot, orang tidak mampu tidak boleh sakit. Untuk itu, marilah kita bangun Kota Medan ini dengan rasa keikhlasan kita kepada Allah SWT,” ujar Eldin. (*)


laporan: Dhabit Barkah Siregar

ARTIKEL TERKAIT

Komentar Anda