PRT Tewas Bawa Syamsul 17 Tahun Mendekam Dipenjara

Syamsul Rahman saat usai divonis di PN Medan (foto: d-one)

KABARHUKUM-Medan | Ketua Pengadilan Negeri (PN) Medan, Ahmad Solihin menjatuhkan hukuman 17 tahun penjara kepada Syamsul Rahman, terdakwa terdakwa utama penganiaya pembantu rumah tangga di Jalan Beo, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Medan Timur .

Syamsul Rahman saat usai divonis di PN Medan (foto: d-one)
Syamsul Rahman saat usai divonis di PN Medan (foto: d-one)

Ahmad Solihin, selaku ketua majelis hakim perkara ini, dalam amar putusannya menyatakan Syamsul terbukti bersalah melakukan tindak pidana perdagangan orang serta terbukti melakukan tindak kekerasan dalam rumah tangga yang mengakibatkan luka dan kematian.

Selain hukuman penjara, Syamsul juga dihukum bayar denda sebesar Rp125 juta subsider 3 bulan kurungan serta membayar restitusi terhadap ahli waris Hermin alias Cici, PRT korban kekejaman keluarga Syamsul sebesar Rp25 juta. Diketahui, putusan ini lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum yang menuntut Syamsul dipenjara 20 tahun penjara.

Atas putusan ini kuasa hukum terdakwa, Iskandar Lubis yang dijumpai diluar sidang menyatakan banding. Sebab menurutnya putusan ini tidak adil lantaran sudah adanya perdamaian antara terdakwa dan para korban.

Untuk diketahui, Syamsul Rahman dan istrinya, Bibi Randika yang telah divonis penjara sama,  bersama keluarga dan pekerjanya ditetapkan sebagai tersangka penyiksaan dan pembunuhan sejumlah PRT, dimana seorang PRT, Hermin alias Cici tewas. (*)


editor: ki andang

Bagi berita:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*