Kepala BNN Komjen Budi Waseso: Kapal Penyeludup Narkoba Perlu Ditenggelamkan Sekalian Pelaku-pelakunya

KABARHUKUM-Jakarta | Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN)¬† yang baru saja dilantik¬† Komjen Budi Waseso mengatakan banyak pelabuhan ‘tikus’ di Indonesia jadi jalan para bandar untuk menyelundupkan narkoba. Dia mau bandar narkoba yang beroperasi melalu jalur laut ditenggelamkan.

buwas
Komjen Budi Wasseso saat dilantik sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) di Gedung BNN kemaren, Selasa 8/9/2015. (liputan6)

“Jangan hanya illegal fishing saja, kalau perlu narkoba ini ditenggelamkan dengan pelaku-pelakunya,” ujarnya usai paparan terkait pengungkapan 115 kilogram sabu dan 5.450 butir ekstasi di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (9/9/2015).

Lebih lanjut seperti dilansir metrotvnews, Mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri itu menyatakan keberadaan pelabuhan ‘tikus’ jauh dari jangkauan mata penegak hukum. Sehingga, bandar narkoba dengan mudah memasukkan barang terlarang ke Indonesia.

Dia menegaskan, hampir semua pulau di Indonesia bisa menjadi titik rawan penyelundupan narkoba. “Pelabuhan ‘tikus’ itu banyak. Di Sunda Kelapa, Jakarta Utara, ada beberapa. Di mana-mana ada,” ujar Waseso.

Operasi Nila Jaya yang digelar sejak 2 Agustus hingga 9 September mengungkap penyelundupan 115 kilogram sabu dan 4.540 pil ekstasi. Semuanya diselundupkan melalui jalur laut, dan jasa ekspedisi.

Barang terlarang senilai Rp174,5 miliar itu dikemas dengan piston, pipa paralon, tas wanita, sandal wanita, termos air panas, accu mobil, dan pipa speaker. Tersangka kasus ini 23 orang, terdiri dari enam warga asing dan 17 warga Indonesia. (*)


Editor: M. Risfan Sihaloho

ARTIKEL TERKAIT

Komentar Anda