Nekat, Dua Orang Besuk Kawan di Polsek Medan Timur Sambil Bawa Sabu

KABARHUKUM-Medan | Aksi yang dilakukan Indra Lubis (35) warga Jalan Kuda, Kecamatan Medan Kota dan rekannya M. Harsad (30) warga Jalan Menjangan, Kelurahan Sampali, Kecamatan Percut Sei-Tuan, tergolong nekat. Dua sekawan ini membawa narkotika jenis sabu-sabu saat menjenguk rekannya, Ahmad Faisal Lubis (41) warga Jalan Letda Sudjono, Kecamatan Medan Tembung yang tersandung kasus pemerasan di Mapolsek Medan Timur, Kamis (10/9/2015).

Polsek Medan Timur.
Polsek Medan Timur.

Imbasnya, Indra dan Harsad pun harus merasakan pengapnya rumah tahanan Mapolsek Medan Timur, bersama Ahmad lantaran petugas menggagalkan aksi nekat Harsad, saat hendak selundupkan barang haram itu.

Kapolsek Medan Timur, Kompol Fransisca di dampingi Kanit Reskrim, AKP Alexander Piliang mengatakan jika penangkapan yang dilakukan pihaknya bermula dengan gelagat kedua pelaku yang tampak mencurigakan. “Kecurigaan kita sudah muncul sewaktu tersangka tiba di Polsek Medan Timur hendak membesuk. Saat itu, tersangka tampak gelisah dan hendak pergi saja,” kata Fransisca.

Dijelaskannya, lantaran curiga, petugas pun memeriksa barang bawaan kedua tersangka berupa dua bungkus nasi, sebungkus rokok Magnum dan sebotol air mineral ukuran besar. “Saat kita periksa, di salah satu bungkus nasi terdapat robekan. Selanjutnya petugas memeriksa dengan membuka bungkusnya, di situlah petugas menemukan ditemukan satu paket sabu,” jabar Fransisca.

Lanjut dikatakan Fransisca, usai kepergok membawa sabu, kedua pelaku pun langsung berusaha kabur. “Melihat kedua tersangka kabur, petugas pun mengejarnya. Akibatnya, salah seorang petugas pun terlibat pergumulan dengan kedua pelaku. Beruntung, petugas berhasil meringkus tersangka,” terang perwira dengan satu melati emas di pundaknya ini.

Ditambahkan Fransisca lagi, jika kini pihaknya masih melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap ke-dua tersangka. “Masih kita periksa intensif. Pengakuannya, sabu yang dibawa tersangka sesuai pesanan Ahmad Faisal,” tandas Fransisca.

Sementara Indra saat diwawancarai mengaku hanya menemani Harsad saja. “Si Ahmad nelpon si Harsad minta dibawakan sabu. Dan sabunya diambil dari Jalan Gajah, Kecamatan Medan Kota, seharga Rp  100 ribu. Aku gak tau apa-apa, karna aku cuma ngawani saja,” tandas Indra.

Sementara Ahmad saat diwawancarai enggan mengaku jika dirinya memesan sabu. “Gak ada aku mesan bang. Bukan aku,” ujar Ahmad berkilah. (*)


laporan: Adek Siahaan

ARTIKEL TERKAIT

Komentar Anda