Awas! Pelaku Ranmor Incar Kereta di Parkiran Minimarket Kawasan Polsek Medan Timur

KABARHUKUM-Medan | Seorang wanita, Nurhayati (25) yang merupakan kasir Indomaret Jalan Malaka nyaris saja kehilangan sepeda motor Suzuki Satria FU BK 3133 ADV miliknya. Beruntung saat kejadian, korban yang sedang melayani pembeli mendengar keretanya dipreteli para pelaku, Sabtu (12/9/2015) malam.

Curanmor (ilustrasi)
Curanmor (ilustrasi)

Namun, sebelumnya peristiwa yang sama juga dialami salah seorang rekannya. Namun, rekannya itu, M Arifin (23) tak semujur dirinya. Pasalnya, sepeda motor Yamaha Vixion BK 3875 AAY milik warga Jalan Beringin, Pasar VII, Gg Delima, Desa Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan raib dibawa kabur, Rabu (9/9/2015) lalu.

Menurut Nurhayati, dirinya bersama temannya mengetahui aksi dari para pelaku karena mendengar suara seperti ada yang patah. “Aku sama kawanku lagi melayani pembeli, tiba-tiba kami mendengar suara kayak ada yang patah gitu, kami bisa dengar karena pintu masuk dalam keadaan terbuka, pas (sewaktu) kami lihat keretaku mau dibawa kabur, ya kami langsung teriak maling, terus para pelaku langsung lari,” jelasnya.

Nurhayati menduga jika para pelaku yang hendak mencuri keretanya tersebut merupakan pelaku yang beberapa hari yang lalu berhasil membawa kabur kereta milik temannya yang juga karyawan Indomaret. “Pasti mereka yang mengambil kerea kawan kami, karena kemarin mereka berhasil, makanya mereka balik lagi untuk mencuri kereta di sini,” ujarnya.

Namun, Nurhayati mengatakan dirinya tidak melaporkan hal tersebut kepada pihak kepolisian lantaran keretanya tidak hilang. “Gak lah, ngapain lapor polisi, ‘kan gak hilang keretaku. Tapi teman kami itu melapor,” katanya.

Sementara itu, menurut M Arifin para pelaku yang berjumlah empat orang melarikan sepeda motornya saat terparkir di depan Indomaret Malaka. “Rabu yang lalu keretaku yang dicuri mereka, ini mereka datang lagi dan mau mencuri kereta kawanku. Mungkin karena mereka ketagihan,” ungkapnya ketika ditemui di grai Indomaret tempatnya bekerja.

Pria bertubuh kurus tinggi ini mengatakan, pada Rabu (9/9/2015) jam 6 pagi lalu, dirinya tiba di tempatnya bekerja tersebut yang langsung memarkirkan keretanya dalam keadaan stang terkunci ditambah piringan cakram yang digembok.

Sekitar jam 06.30 wib, dirinya yang membuka seluruh pintu besi, terkejut saat dirinya melihat keretanya sudah raib entah kemana. Dirinya pun langsung mencari di sekitar dan bertanya kepada warga, namun tidak ada yang mengetahui hal tersebut.

“Aku jam 6 lewat datang, kuparkirkan keretaku, stang kukunci, piringan cakramnya juga kupasang gembok. Aku ke dalam beres-beres, pas buka pintu besi keretaku udah gak ada lagi. Kulihat di sekitar gak ada. Ku tanya sama warga tapi gak ada yang nampak siapa yang mengambil keretaku,” jelasnya.

Dirinya mengetahui semuanya setelah melihat hasil rekaman CCTV dari rumah di depan Indomaret tersebut, barulah diketahui bahwa para pelaku yang membawa kabur sepeda motornya berjumlah 4 orang.
“Empat orang mereka, mereka naik becak motor barang, di rekaman itu kulihat pas orang itu tiba, 2 orang yang mempreteli keretaku, dua orang lagi memantau keadaan sekitarnya. Pas berhasil 2 orang kabur
naik becak motor barang, 2 orang lagi bawa kabur keretaku,” jelasnya.

Sementara itu, menurut Kanit Reskrim Polsekta Medan Timur, AKP Alexander Piliang, saat dimintai konfirmasi seputar hal tersebut membenarkan laporan itu. “Memang ada, beberapa hari yang lalu itu korbannya buat laporan, udah dicek sama anggota, dan masih dalam penyelidikan,” ungkapnya.

Kejadian yang menimpa Arifin tersebut semakin menambah catatan panjang tentang aksi pencurian sepeda motor di wilayah hukum Polsek Medan Timur. Namun, hingga kini, penyelidikan polisi belum membuahkan hasil dan pelakunya masih bebas berkeliaran. (*)


laporan: Adek Siahaan

ARTIKEL TERKAIT

Komentar Anda