Buang Tabiat, Kodok Tewas di Sel Polresta Medan

Ruangan Sat Tahti Polresta Medan (foto: dhabit barkah siregar - kabarhukum.com)

KABARHUKUM-Medan | Dalam sepekan, jadwal besuk tahanan di Rumah Tahanan Polresta dilakukan dua kali yakni pada Selasa dan Jum’at. Namun, pada hari besuk kali ini, Selasa (15/9/2015) menjadi hari terakhir bagi Jaka Kusuma alias Kodok (38) warga Jalan Luku I Medan Johor untuk bertemu keluarganya. Pasalnya, tahanan yang tersangkut kasus narkotika tersebut tewas di Rumah Tahanan Mapolresta Medan.

Ruangan Sat Tahti Polresta Medan  (foto: dhabit barkah siregar - kabarhukum.com)
Ruangan Sat Tahti Polresta Medan
(foto: dhabit barkah siregar – kabarhukum.com)

Informasi yang dihimpun di Mapolresta Medan menyebutkan, korban diketahui tewas setelah sebelumnya terlihat kejang-kejang di depan temannya. Kepala Satuan (Kasat) Tahanan Titipan (Tahti) Polresta Medan, Iptu B Simarmata membenarkan peristiwa itu, ia mengatakan korban tengah diperiksa di RS. Bhayangkara. “Korban sudah dibawa ke RS. Bhayangkara, saat ini masih diperiksa tim medis untuk memeriksa apa penyebab kematian korban. Korban diduga terkena serangan jantung, terlebih lagi badannya pun memang gemuk. Keluarga korban juga sudah datang kemari, ” ujar Iptu B Simarmata lewat sambungan telepon selulernya.

Sementara itu, salah seorang tahanan yang enggan menyebutkan namanya mengatakan bahwa sebelum meninggal, korban dua hari ini terlihat bertingkah aneh. “Semalam korban terlihat buang tabiat, semalam dia tidur sambil berdiri,” ujar pria berbadan tegap ini.

Selain itu, sekitar jam 10.00 wib tadi, korban masih terlihat bugar dan bertemu keluarganya untuk mengambil makanannya. “Tadi jam 10.00 wib, korban masih berjumpa dengan keluarganya yang mengantarkan makanan. Tapi waktu tadi jalan keluar tahanan, korban terlihat kebingungan mencari pintu keluar,” ucapnya serius.

Atas kejadian ini pengunjung yang membesuk sanak saudaranya pun heboh. (*)


laporan: Adek Siahaan

ARTIKEL TERKAIT

Komentar Anda