Besarnya Cinta Kepada Suami Hampir Membuat Mawar Bunuh Diri

ilustrasi

KABARHUKUM-Medan | Seorang wanita sebut saja Mawar, warga Gang Sepakat Jalan Brigjen Katamso, mencoba bunuh diri dengan cara membiarkan dirinya ditabrak kendaraan bermotor. Mawar berjalan ditengah jalanan dan mencoba menabrakkan dirinya pada kendaraan yang melintas dari arah simpang Deli tua menuju simpang Ir Juanda, Selasa (15/9/2015) malam sekira Pukul 21.30 WIB.

ilustrasi
ilustrasi

Reporter Kabarhukum.com yang berada dilokasi dan melihat langsung kejadian, mencoba menolong Mawar dengan menyuruhnya untuk minggir dari jalanan, namun ia menolak. Dengan putus asa Mawar menyatakan rasa putus asanya dengan berteriak. “Biarkan aku mati dan tak ada gunanya aku hidup,” teriak Mawar.

Untungnya saat itu, seorang petugas polisi bernama Bripda Surya Darma Sitorus sedang melintas dan langsung ikut membantu mengevakuasi Mawar. Akhirnya setelah diajak ngobrol secara persuasif, Mawarpun mau dipinggirkan dari tengah jalanan.

Saat sudah tenang, Mawarpun menceritakan alasan mengapa ia nekat hendak melakukan tindakan bunuh diri tersebut. Dijelaskannya bahwa ia baru saja berkelahi dengan suaminya akibat adanya sms dari pria lain yang diterimanya terbaca sang suami.

“Saya berkelahi dengan suami saya, dia ingin pergi dari rumah kami, gara gara membaca sms dari lelaki lain yang menggoda dan ingin mendekati saya, Suami saya langsung marah. Ketika saya ingin jelaskan siapa lelaki ini, Suami saya langsung memukul kearah leher, dan badan saya. Saya langsung keluar dari rumah. rasanya saya mau mati saja. Tak ada gunanya hidup lagi. Saya sangat sayang dengan suami saya, saya gak bisa hidup tanpanya karena dia sayang dan baik dengan saya. Mungkin sekarang mereka anak dan suami saya sudah pergi,” cerita Mawar sambil menangis dan memukul kepalanya sendiri.

Sementara itu, Bripda Surya yang ternyata hendak bertugas di Mapolresta Medan ini, meminta bantuan kepada reporter Kabarhukum.com agar kiranya dapat membantu mengawal agar Mawar pulang. “Ini berbahaya bagi masyarakat pengguna jalan dan sepertinya ibu itu tidak bisa ditinggalkan begitu saja,” pintanya.

Masih dengan terus memukuli kepalanya sendiri, Mawar sambil berjalan pulang menarik perhatian warga sekitar, apalagi tak berapa lama langsung pingsan di depan Yayasan Pendidikan Harapan jl Brigjen Katamso. Wargap bersama security yayasan yang melihatnya langsung membantu dengan mengangkat dan memindahkannya di halaman yayasan tersebut.

Untungnya salah seorang warga yang melintas mengenali karena ternyata tetangganya sehingga ia bergegas memanggil sanak keluarga Mawar. Tak berapa lama, seorang wanita yang ternyata diketahui sebagai abangnya Mawar datang menjemput dan langsung memanggil becak dan langsung ngacir.(*)


 

Laporan: HZ Sinaga

ARTIKEL TERKAIT

Komentar Anda