Kembali Terjadi, Terdakwa Korupsi Dituntut 5 Tahun Hanya Divonis 1 Tahun di PN Tipikor Medan

Mantan Direktur CV Arga Mulia, Tri Wahyudi (foto: d-one)

KABARHUKUM-Medan | Majelis hakim yang diketuai Didik, di Ruang Cakra VII, Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Medan, Senin (21/9/2015), menghukum mantan Direktur CV Arga Mulia, Tri Wahyudi dipenjara 1 tahun 6 bulan. Ia dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana korupsi pengadaan alat ukur kualitas udara dan lingkungan tahun 2011 dan 2012 yang merugikan negara Rp 819 juta.

Mantan Direktur CV Arga Mulia, Tri Wahyudi (foto: d-one)
Mantan Direktur CV Arga Mulia, Tri Wahyudi
(foto: d-one)

Selain hukuman penjara, Tri Wahyudi juga dibebani membayar denda Rp 100 juta subsider 2 bulan kurungan serta membayar uang pengganti sebesar Rp 553 juta subsider 1 tahun kurungan. Pasal yang menjeratnya adalah Pasal 3 Jo Pasal 18 UU RI No 31/ 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU RI No 20/ 2001 tentang Pemberantasan Tipikor Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP Jo Pasal 64 ayat 1 KUHP.

Vonis tersebut lebih rendah daripada tuntutan jaksa penuntut umum (JPU), Arief Kadarman, yang meminta Tri dihukum selama lima tahun penjara dan denda Rp 100 juta subsider tiga bulan kurungan. Selain itu, dia juga dibebani membayar uang pengganti sebesar Rp 553 juta subsider dua tahun enam bulan kurungan.(Baca: Pengadaan Alat Ukur Membuat Herminta dan Tri Dituntut 5 Tahun Penjara)

Kembali putusan ini, menambah daftar putusan rendah para hakim di PN Tipikor Medan setelah sebelumnya para jaksa menuntut cukup tinggi.(Baca juga: Korupsi, Dirut PT Sergai Putra Dituntut 5 Tahun Divonis Hanya 1 Tahun Penjara)


editor: Ki Andang

 

ARTIKEL TERKAIT

Komentar Anda