Seminar Komisi Yudisial di Medan: Hakim Sering Diancam Psikis dan Fisik

Pengambilan sumpah hakim. (foto: ilustrasi-ptsurabaya)

KABARHUKUM-Medan | Acapkali terjadi, proses hukum tidak berjalan dengan baik. Sering terjadi protes terhadap pengadilan yang biasanya berujung pada tindakan kekerasan kepada petugas pengadilan terutama hukum. Selain tindakan tersebut, hakim sering sekali mendapat ancaman dari segi psikis maupun fisik.

Pengambilan sumpah hakim.  (foto: ilustrasi-ptsurabaya)
Pengambilan sumpah hakim.
(foto: ilustrasi-ptsurabaya)

Demikian dikatakan Dr Ibrahim SH MH LLM, anggota Komisi Yudisial (KY) yang hadir sebagai pemateri pada seminar Judicial Education yang diadakan KY dan Lembaga Bantuan Hukum Medan di Grand Sakura Hotel Medan, Senin (21/9/2015). Seminar tampak dihadiri oleh beberapa lembaga bantuan hukum di Medan, organisasi mahasiswa, dan LSM.

Ibrahim menjelaskan, pengadilan yang digadangkan sebgai institusi membuat putusan yang menjaga konflik malah menimbulkan konflik baru. Hal ini disebabkan oleh para pencari keadilan yang terkadang menilai putusan hakim tidak adil.

Ibrahim juga mengatakan, Komisi Yudisial sememenjak dibentuk banyak sekali pengaduan yang masuk ke pihaknya. “Laporan dari masyarakat yang masuk adalah laporan tentang ketidakpuasan kinerja hakim,” ujarnya.

Ibrahim berharap seluruh elemen mampu menjaga kemuliaan profesi Hakim, baik dari sudut etika perilaku hakim dan juga etika perilaku masyarakat dalam mencari keadilan. (*)


laporan: Bolang

ARTIKEL TERKAIT

Komentar Anda