Dua Perampok Diringkus Setelah HP Terlacak Polisi

Kapolsek Medan Helvetia didampingi Kanit Reskrim, Hendrik Temaluru bersama dua tersangka perampok di Mapolsek Helvetia, Selasa (22/9/2015) (foto: adek siahaan-kabarhukum.com)

KABARHUKUM-Medan | Dua perampok diringkus polisi stelah handphone korban yang dirampok terlacak polisi. Mereka adalah Andri Saputra (29) warga Komplek Griya Marelan Psr II Blok T 18 Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan dan Reja Darmawan (18) warga Jalan Datuk Rubiah No. 17 Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan  Marelan. Keduanya ditangkap Personil Reskrim Polsek Medan Helvetia, pada Selasa (22/9/2015). Korban adalah seorang mahasiswa, Dicky Febriansyah (18) warga Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Pekan Bahorok, Kabupaten Langkat. Modus perampokan dengan cara berpura-pura ingin membeli Handphone milik korban.

Kapolsek Medan Helvetia didampingi Kanit Reskrim, Hendrik Temaluru bersama dua tersangka perampok di Mapolsek Helvetia, Selasa (22/9/2015) (foto: adek siahaan-kabarhukum.com)
Kapolsek Medan Helvetia didampingi Kanit Reskrim, Hendrik Temaluru bersama dua tersangka perampok di Mapolsek Helvetia, Selasa (22/9/2015)
(foto: adek siahaan-kabarhukum.com)

Kepala Kepolisian Sektor Kota (Kapolsekta) Medan Helvetia, Kompol Roni Bonic didampingi Kanit Reskrim AKP Hendrik Temaluru mengatakan, tersangka berhasil diringkus setelah terlacak dari Handphone milik korban.

“Duo sekawan ini kita ringkus dari kediaman masing-masing setelah kita melacak keberadaan Handphone milik korbannya,” kata Roni.

Dijelaskannya, kedua pelaku sempat mengancam korban dengan menggunakan senjata tajam. “Jadi, modus yang digunakan pelaku bermula membeli handphone milik korban. Setelah itu, pelaku dan korban mencoba bertemu dan merampok harta benda milik korban dengan cara  mengancam menggunakan senjata tajam,” imbuhnya.

Selain mengamankan kedua tersangka, petugas menyita satu unit Iphone 5S,  satu unit sepedamotor Honda Vario serta satu unit mobil Daihatsu Xenia BK-388-EL dan sebilah senjata tajam sebagai barang bukti.

Imbas perbuatannya, duo sekawan ini ditahan di rumah tahanan Mapolsek Helvetia. Keduanya dijerat Pasal 365 KUHPidana subs 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman minimal 7 tahun kurungan penjara. (*)


laporan: Adek Siahaan

ARTIKEL TERKAIT

Komentar Anda