Jelang Idul Adha, Rumah Ustadz Ali Hasibuan di Sunggal Hangus Terbakar

Kediaman Ustadz Ali Mukti Hasibuan terbakar di kawasan Sunggal, pada Selasa (22/9/2015). (foto: bolang-kabarhukum.com)

KABARHUKUM-Medan | Ali Mukti Hasibuan hanya bisa meratapi rumahnya yang habis dilalap sijago merah pada Selasa (22/9/2015) ini. Kebakaran diperkirakan sekitar pukul 09.30 WIB yang melalap habis rumahnya di Jalan Tani Asri, Gang Asal, Dusun II Timur, Sunggal. Mata pria yang juga dikenal sebagai ustadz ini pun tampak berkaca-kaca menceritakan kejadian naas tersebut. Rumah milik pria yang bekerja sebagai guru di SD Negeri 066069 Helvetia ini baru dia tempati kurang lebih setahun lamanya. Apalagi, hari raya Idul Adha 1436 H sudah kian dekat.

Kediaman Ustadz Ali Mukti Hasibuan terbakar di kawasan Sunggal, pada Selasa (22/9/2015).  (foto: bolang-kabarhukum.com)
Kediaman Ustadz Ali Mukti Hasibuan terbakar di kawasan Sunggal, pada Selasa (22/9/2015).
(foto: bolang-kabarhukum.com)

Ustadz Ali bercerita, pada saat kebakaran terjadi, dia sedang berdinas. Di rumahnya, Ali meninggalkan ketiga orang anaknya. Lalu, kabar mengenai insiden yang dialaminya diterima melalui anaknya via seluler. “Cuma nangis saja anakku tadi pas nelpon, dibilangnya, ‘Kebakaran Pak, kebakaran Pak’,” ujarnya menirukan apa yang dikatakan anaknya.

Ali baru mendapat kabar rumahnya hangus sekitar pukul 10.45 WIB. Diduga kuat kebakaran disebabkan korsleting listrik yang ada di atas garasi. “Awalnya ada percikan api kata anakku. Kubilang, “Itu dari atas kamar kalian, Nak’,” katanya.

Melihat api yang mulai marak, warga sekitar langsung berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, sangat disayangkan, pemadam kebakaran tiba di lokasi tidak pada waktu yang tepat. “Kalau orang ini (pemadam kebakaran) datang pas udah padam apinya. Jadi ini warga yang madamkan lebih dulu,” ujar seorang warga berbaju safari hitam.

Pemadam kebakaran menurunkan lima armadanya ke daerah pemukiman padat penduduk tersebut. Mobil pemadam tidak bisa langsung masuk, karena akses menuju TKP hanya bisa dilalui mobil kecil. Pemadam hanya bisa membentangkan selang dari gang yang jaraknya sekitar 30 meter dari rumah.

Dari pantauan di lokasi, kondisi rumah milik Ustadz ini sudah gosong. Sebuah mobil Toyota Kijang dengan nomor polisi BK 1945 FP yang terparkir di garasi terlihat hanya tinggal rangka. Ali sudah pasrah dengan kejadian ini, air mata tampak berlinang ketika dia menelpon seseorang dan menceritakan lagi kejadian tersebut. (*)


laporan: Bolang

ARTIKEL TERKAIT

Komentar Anda