HT Erry Nuradi Turut Berduka Atas Wafatnya Adnan Buyung Nasution

Plt Gubsu, HT Erry Nuradi, sewaktu bertakziah di pemakaman H Anuar Shah. (foto: dhabit barkah siregar-kabarhkukum.com)

KABARHUKUM-Medan | Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumatra Utara (Gubsu), H Tengku Erry Nuradi mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya Adnan Buyung Nasution. Pendiri YLBHI itu meninggal dunia di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan, Rabu (23/9/2015) sekitar pukul 10.15 WIB.

Plt Gubsu, HT Erry Nuradi, sewaktu bertakziah di pemakaman H Anuar Shah.  (foto: dhabit barkah siregar-kabarhkukum.com)
Plt Gubsu, HT Erry Nuradi.
(foto: dhabit barkah siregar-kabarhkukum.com)

Erry yang ditemui usai apel gelar pasukan di Lapangan Benteng mengatakan Adnan Buyung Nasution adalah sosok yang berintegritas tinggi. “Mudah-mudahan ada lagi tokoh-tokoh Sumatera Utara yang berkiprah di Nasional seperti beliau yang memiliki integritas,” ujarnya.

Jika ditarik dari silsilah keluarga, Erry dan Adnan masih memiliki hubungan keluarga. Senada dengan apa yang dikatakan Erry. “Masih ada hubungan keluarga juga, istri beliau juga masih keluarga,” katanya. Erry mengaku, hubungannya dengan Adnan masih terbilang sangat dekat.

Sejak pekan lalu Adnan dirawat di rumah sakit. Awalnya Adnan dirawat karena menderita sakit gigi. Pengacara senior kelahiran 20 Juli 1934 itu sudah menderita gagal ginjal sejak Desember 2014 kemudian harus mengalami perawatan lebih lanjut setelah menjalani pencabutan gigi.

Namun gagal ginjal dan gangguan jantung yang dideritanya harus membuat Adnan tutup usia pada usia 81 tahun. (*)


laporan: Bolang

ARTIKEL TERKAIT

Komentar Anda