Kawanan Pencuri Kantor CV Mitra Abadi Diciduk Saat Nongkrong

Kasat Reskrim Polresta Medan, Kompol Aldi Subartono didampingi Kanit Pidum Polresta Medan saat memaparkan tangkapan pelaku perampokan. (foto: adek siahaan-kabarhukum.com)

KABARHUKUM-Medan | Kawanan pencuri di kantor CV Mitra Abadi, tak berkutik ketika ditangkap Petugas Unit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polresta Medan saat nongkrong di Jalan Mahkamah Medan, Selasa (22/9/2015). Informasi yang diperoleh di Polresta Medan menyebutkan, penangkapan ketiganya berawal dari laporan korban yang ditindaklanjuti oleh pihak Polresta Medan dengan melakukan penyelidikan. Bukan itu saja, terkuaknya kasus ini juga berkat sejumlah saksi dan rekaman Circuit Clossed Television (CCTV)

Kasat Reskrim Polresta Medan, Kompol Aldi Subartono didampingi Kanit Pidum Polresta Medan saat memaparkan tangkapan pelaku perampokan.  (foto: adek siahaan-kabarhukum.com)
Kasat Reskrim Polresta Medan, Kompol Aldi Subartono didampingi Kanit Pidum Polresta Medan saat memaparkan tangkapan pelaku perampokan.
(foto: adek siahaan-kabarhukum.com)

Ketiga tersangka adalah M Arianto Zebua alias Ucok Nias (22) warga Jalan  Mahkamah, Kelurahan Rel Dalam, Dani Riswandi (18) dan Johanes (31) warga Jalan Martapura, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Medan Kota.

Kasat Reskrim Polresta Medan, Kompol Aldi Subartono SIK SH MH kepada wartawan  mengatakan, penangkapan yang dilakukan pihaknya bermula dari laporan korban, Sepri Pranoto yang tertuang dalam  LP/2560/K/2015/Spkt Resta Medan 10 September lalu.

“Dari laporannya, korban mengaku jika saat kerja, keadaan kantornya berantakan dan disatroni maling. Dari laporan tersebut, selanjutnya kita pun melakukan penyelidikan,” ucap Aldi.

Diceritakan Aldi, dari aksi pencurian tersebut, korban merugi Rp 61 juta usai 3 unit laptop, monitor, uang tunai Rp 21,5 juta, celengan berisi uang Rp 1 juta dan 1 unit Ipad berhasil digondol pelaku dari lantai II gedung berlantai II tersebut.

“Dari keterangan saksi dan rekaman CCTV, pelaku pun diketahui berjumlah tiga orang. Selanjutnya kita pun melakukan penyelidikan dan berhasil mengetahui identitas pelaku,” terang Aldi.

Mantan Kapolsek Sunggal ini, menjelaskan jika dalam menjalankan aksinya, terlebih dahulu tersangka memanjat tiang listrik yang berada di depan kantor selanjutnya naik ke atap.

“Dari atap, pelaku pun masuk melalui jendela dengan cara mencongkel menggunakan obeng. Setelah berhasil masuk, kawanan ini mengambil semua isi kantor dan menggembok dari dalam,” jelas Aldi.

Ditambahkan Aldi, berdasarkan pemeriksaan, dalam aksinya, tersangka terlebih dahulu berkonsolidasi di Jalan Mahkamah mengatur strategi sebelum akhirnya beraksi. “Pengakuannya, barang hasil curiannya dijual pada pria berinisial J (DPO). Dan pelaku kita jerat dengan Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara,” tandas Aldi. (*)


laporan: Adek Siahaan

ARTIKEL TERKAIT

Komentar Anda