Ketahuan Maling, Pria ini Nekad Mau Loncat dari Lantai 5

KABARHUKUM-Medan | Seorang  pria bernama Tio Purwanto Sijabat (20)  nekad ingin bunuh diri dengan cara melompat dari lantai 5  di Jalan Kepribadian No 19, Kecamatan Medan Barat, Kamis (24/9/2015) kemarin. Warga Jalan Perapat, Simpang Dua, Siantar ini bukan pemilik rumah, melainkan dia adalah seorang maling yang ingin menggasak isi rumah tersebut.

lompa
Ilustrasi nekat mau lompat dari atas gedung (theinspirationroom)

Namun karena aksinya ketahuan pemilik rumah, dia panik dan berusaha kabur. Sayang dia terjebak di lantai 5 rumah itu. Merasa tak ada peluang untuk meloloskan diri, Tio nekad mau terjun. Untungnya, aksi nekadnya berhasil dihentikan petugas Polsek Medan Barat dengan cara persuasif.

Setelah diamankan, tersangka kemudian diboyong ke kantor polisi untuk pemeriksaan lebih lanjut. “Saya sudah dikepung polisi dan saya takut dipukuli masa, makanya saya mau bunuh diri, meloncat dari lantai 5,” ujar pria pengangguran ini, Jumat (25/9/2015) siang.

Tio juga mengaku, aksi pencurian itu dilakukannya saat dinihari, sekitar pukul 02.30 WIB. Tersangka masuk melalui ventilasi lantai 4 rumah korban. “Saya masuk dari lantai empat, kemudian mencongkel ventilasi, dan masuk ke rumah.”

“Setelah saya masuk, saya terjatuh dari asbes, disitu pemilik rumahnya terbangun,” sambung tersangka.

Mendengar suara, pemilik rumah pun terbangun dan langsung melihat. Setelah dicek, ternyata pemilik rumah bermata sipit ini mendapati tersangka saat sedang membobgkar isi rumahnya.

Lalu, perkelahian antara keduanya terjadi. Tio, sempat menjatuhkan pemilik rumah ke lantai guna menyelamatkan diri. Namun sayang, usaha penyelamatannya gagal lantaran pemilik rumah berteriak meminta pertolongan. “Saya tolak juga Acik (korban) itu, sampai terjatuh, tapi dia berteriak minta tolong, ramai orang datang, sempat saya bongkar lemari korban,” aku Tio.

Menyadari aksinya dipergoki, tersangka pun kabur ke lantai lima rumah korban. Petugas Polsek Medan Barat yang mendapat informasi ini, kemudian turun ke TKP untuk meringkus tersangka.

Tembakan peringatan, sebanyak tiga kali pun diletuskan polisi. Tersangka yang semakin ketakutan kemudian mengancam untuk bunuh diri.

Kapolsek Medan Barat Kompol Siswandi didampingi Kanit Reskrim Iptu Oscar S Setjo, menjelaskan pihaknya telah mengamankan tersangka, setelah membujuknya.

“Kita jerat tersangka dengan pasal percobaan perampokan Pasal 53 Junto 365 Kuhpidana dengan ancaman 5 tahun,” tandas Siswandi. (*)


Laporan: Bolang

ARTIKEL TERKAIT

Komentar Anda