Laporan #Haji2015: Pendapatan Arab Saudi dari Musim Haji Tahun Ini Rugi 20%

Ka'bah di Makkah. (foto: hajj-net)

KABARHUKUM-Makkah | Volume pendapatan Arab Saudi dari musim haji tahun 2015 ini diperkirakan menurun 20%. Selama musim haji normal, angka pendapatan itu dikabarkan mencapai 26 Miliar Riyal atau sekitar Rp 101,209 Triliun, sementara tahun 2015 ini hanya sekitar 17 Miliar Riyal atau sekitar Rp 66,17 Triliun.

Demikian disampaikan Ketua Dewan Direksi Kamar Dagang dan Industri Makkah, Maher Saleh Jamal, seperti dilansir dari arabnews pada Selasa (29/9/2015). “Pendapatan yang diharapkan selama musim haji saat ini adalah sekitar 17 miliar riyal,” kata Maher Saleh Jamal.

Ka'bah di Makkah.  (foto: hajj-net)
Ka’bah di Makkah.
(foto: hajj-net)

Maher Saleh Jamal menambahkan, pendapatan diperkirakan akan meningkat selama musim haji tahun depan setelah rencana perluasan Masjid Suci di Makkah selesai.

Lebih lanjut ia menegaskan, tahun ini, sektor Haji dan Umrah telah merugi akibat penurunan jumlah haji jamaah yang datang ke negara itu. Sektor yang paling terpengaruh adalah sektor akomodasi, yang 700.000 kamar hotel yang disediakan tidak terisi. Menurut Jamal, semua sektor yang terkait dengan haji telah menderita selama tiga tahun terakhir karena proyek perluasan Masjidil Haram.

Jamal mengatakan, salah satu industri ekonomi utama di Makkah adalah sektor akomodasi, di mana investasi besar-besaran telah dilakukan di kamar hotel, apartemen, dan bangunan perumahan. (*)


Editor: Nirwan SP

ARTIKEL TERKAIT

Komentar Anda