Laporan #Haji2015: Sumut Kondusif Karena Doa Jemaah Haji di Tanah Suci

Jemaah haji asal Sumut masuk Asrama Haji Medan. (foto: kemenagsu)

KABARHUKUM-Medan | Kondisi Sumatera Utara (Sumut) dinilai kondusif oleh Pelaksana Tugas Gubernur Sumatera Utara (Plt Gubsu), HT Erry Nuradi. Menurut dia, itu semua berkat doa yang dipanjatkan jemaah haji Indonesia asal Sumut di tanah suci, Makkah dan Madinah.

Demikian dikatakan Erry saat menyambut kepulangan 382 jamaah haji Kloter 01/MES di Asrama Haji Medan setelah sebelumnya mendarat di Bandara Kualanamu Internasional Airport (KNIA) Deliserdang, Selasa (29/9). Jamaah haji Kloter 01/MES disambut langsung oleh Ketua PPIH Debarkasi Medan Drs H Tohar Bayoangin MAg, Direktur Penyakit Tidak Menular Ditjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kemenkes RI dr Lili Suslistiowati, Kakankemenag Labuhanbatu Drs H Dahman Hasubuan, Kabid Penerimaan jamaah haji Drs H Bahrum Saleh MA, Kabid Dokumentasi H Eri Nofa SE MAP, Sekretaris PPIH Debarkasi Medan Redison Sitepu serta pejabat lainnya.‬

Jemaah haji asal Sumut masuk Asrama Haji Medan.  (foto: kemenagsu)
Jemaah haji asal Sumut masuk Asrama Haji Medan.
(foto: kemenagsu)

Erry juga mengucapkan selamat selamat datang kepada jamaah haji. “Semoga memeroleh predikat haji mabrur,” harap Erry.

Erry juga turut prihatin atas musibah yang terjadi selama pelaksanaan ibadah haji tahun ini, baik musibah jatuhnya alat kontruksi crane di Masjidil Haram dan musibah di Mina. “Saat ini suasana di Sumatera Utara dalam keadaan kondusif, ini berkat doa bapak dan ibu saat berada di tanah suci,” ungkapnya.‬

‪Sementara itu Ketua PPIH  Debarkasi Medan Drs H Tohar Bayoangin MAg menyebutkan, jamaah haji Kloter 01/MES berjumlah 382 orang dengan rincian jemaah asal Kabupaten Labuhanbatu 330 orang dan Kota Medan sebanyak 45 orang serta ditambah 7 orang petugas.‬

‪Dia menambahkan sampai hari ini jamaah haji asal Sumatera Utara yang wafat berjumlah 10 orang, termasuk 3 orang yang wafat akibat musibah jatuhnya crane di Masjidil Haram. Jamaah yang wafat berasal dari Madina 1 orang, Tapanuli Selatan 2 orang, Medan 3 orang, Padanglawas 2 orang, Langkat 1 orang dan Asahan 1 orang.

“Waktu pemberangkatan kloter satu kemarin 378. Saat pemulangan ini, ada empat jemaah tambahan karena awalnya mereka berasal dari kloter satu, namun karena visa mereka tertunda dan berangkat pada kloter 02/MES. Saat pulang mereka kembali bersama kloter satu lagi,” katanya. (*)


laporan: Draza Putra

Bagi berita:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*