Listrik Padam Tanpa Pemberitahuan, PLN Rugikan Usaha di Sumut Miliaran Rupiah

Demo masyarakat di PLN. (foto: net)

KABARHUKUM-Medan | Senin (28/9/2015) malam kemarin, pemadaman listrik di Sumut “marak” lagi. Pada hari ini, Selasa (29/9/2015) pemadaman masih juga berlangsung di beberapa daerah di Sumut. Umumnya, pemadaman berlangsung hingga satu sampai dua jam.

Demo masyarakat di PLN. (foto: net)
Demo masyarakat di PLN. (foto: net)

Johan Brien, Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sumut, mengatakan, pengusaha jelas mengalami kerugian gara-gara pemadaman listrik oleh PLN. “Bahaya kali PLN ini. Jelas rugi pengusaha. Mati 1 jam saja, kalau tidak ada pemberitahuan bagi pengusaha, jika ditotal-total seluruh usaha Medan dan sekitarnya, bisa rugi mencapai Rp 1 miliar itu,” ujarnya.

Apindo sudah sering mengingatkan PLN tentang kerugian yang diderita kalau listrik dipadamkan. Meskipun demikian, para pengusaha sudah mengantisipasi dengan menggunakan genset otomatis sehingga dapat mengurangi kerugian. “Itu karena sudah menggunakan genset otomatis. Kalau yang belum gimana? Kan gak semua juga usaha itu menggunakan genset otomatis. Kalau mereka buat kerugian susah kita menuntut, kalau kita terlambat bayar aja dikit langsung kena denda,” ungkapnya.

Dia juga menyayangkan pemadaman tanpa pemberitahuan sebelumnya. “Biar kami pengusaha ini tahu, dan tidak rugi. Itu kan kalau padam listrik secara tiba-tiba, sementara mesin produksi sedang berjalan, kan bisa rusak juga itu mesinnya. Mati tiba tiba rusaklah,” jelasnya. (*)


laporan: Bolang

ARTIKEL TERKAIT

Komentar Anda