Hari Ini, KPK Panggil 8 Eks Anggota DPRD Sumut 2009-2014 dan Seorang Anggota DPRDSU 2014-2019

Ruang rapat paripurna DPRD Sumut. (foto: beritasatu)

KABARHUKUM-Jakarta | Pada Senin (9/11/2015) ini, KPK memanggil sembilan anggota DPRD Sumatera Utara periode 2009-2014 dan 2014-2019 sebagai saksi dalam penyidikan kasus dugaan tindak pidana suap kepada DPRD Sumut.

Ruang rapat paripurna DPRD Sumut.  (foto: beritasatu)
Ruang rapat paripurna DPRD Sumut.
(foto: beritasatu)

Delapan orang anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 adalah Ristiawati, Alamsyah Hamdani, Hardi Mulyono, Imam Bandaharo Nasution, Andi Arba, Oloan Simbolon, Tagor Pandapotan Simangungsong, dan Mulyani. KPK juga memanggil anggota DPRD Sumut periode 2014-2019 yaitu Indra Alamsyah. “Mantan anggota DPRD dan anggota DPRD Sumut dipanggil sebagai saksi untuk tersangka GPN (Gatot Pujo Nugroho, red),” kata pelaksana harian (Plh) Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati, Senin (9/11/2015), seperti dikutip dari situs antaranews.

Selain anggota DPRD, KPK juga memanggil Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Hasban Ritonga, dan Kabid Sosial Budaya pada Badan Penelitian dan Pengembangan Prov Sumut, Mulyadi Simatupang, untuk tersangka Gubernur Sumut Non-Aktif, Gatot Pujo Nugroho.

Sebelumnya, pada Jumat (6/11/2015) kemarin, KPK juga sudah memeriksa Ketua DPRD Sumatera Utara 2014-2019 Ajib Shah, Wakil Ketua DPRD Sumut 2009-2014 Sigit Pramono Asri, Chaidir Ritonga dan Kamaluddin Harahap dan Ketua DPRD Sumut 2009-2014 yang juga anggota DPRD 2014-2019 Saleh Bangun. Kelimanya sudah ditetapkan oleh KPK sebagai tersangka dalam kasus yang sama.

Dalam perkara ini, Gatot terkena pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau pasal 13 UU No 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No 20 tahun 2001 jo pasal 64 ayat 1 jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. (*)

Bagi berita:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*