Rp200 Juta, Uang Ngopi untuk Ishlah Gatot-Erry ke Patrice Rio Capella

KABARHUKUM-Jakarta | Eks Sekjen Partai NasDem Patrice Rio Capella menjadi fasilitator ishlah antara Gubernur Sumatera Utara (non-aktif) Gatot Pujo Nugroho dengan Wakilnya, H Tengku Erry Nuradi. Gatot mengaku, dia memberikan uang Rp 200 Juta atas jasa itu. Istilah Gatot, uang itu “uang ngopi”. Uang itu diberikannya melalui Franssica Insani Rahesti, salah seorang pegawai di kantor pengacara OC Kaligis.

Gatot Pujo Nugroho dan HT Erry Nuradi
Gatot Pujo Nugroho dan HT Erry Nuradi

Ishlah itu terjadi pada 19 Mei 2015 dan turut dihadiri Ketum Partai Nasdem Surya Paloh. Rio sendiri tak hadir. “Permintaan Sisca katanya atas permintaan Pak Rio Capella, yang tersampaikan untuk ngopi-ngopi. Ngopi dalam artian minum kopi bahasa simbol, tanda petik jasa untuk mediasi islah,” kata Gatot Pujo saat bersaksi dalam sidang lanjutan Rio Capella di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Senin (23/11/2015).

Menurut Gatot, permintaan uang itu disampaikan Sisca melalui istri Gatot, Evy Susanti setelah pertemuan di Kantor DPP Nasdem.

Gatot menambahkan, permintaan fasilitasi ishlah itu disampaikan kepada Rio pada Maret atau April di Hotel Mulia, Jakarta. Gatot mengaku curhat kepada Rio karena pemerintahan yang dipimpinnya terganggun dengan isu politik ketidakharmonisam dirinya dengan Wagub Erry. “Karena dalam perjalanan pemerintah, kami sering diganggu momen-momen dan isu politik yang kami dengar salah satunya yang melakukan wakil saya,” ujar Gatot.

Gatot membantah bila uang itu digunakannya untuk mengamankan kasus Bansos di Kejaksaan. Hal ini berbeda dengan apa yang disampaikan istrinya, Evy Susanti. “Tidak ada kaitannya dengan Kejaksaan, yang pasti pertemuan saya dengan Rio dari awal untuk fasilitasi islah,” pungkas Gatot. (*)

Bagi berita:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*