KPK Terkejut, UU KPK Tetap Direvisi

KPK

KABARHUKUM-Jakarta | DPR dan pemerintah sepakat untuk tetap memasukan revisi Undang-Undang KPK dalam Prolegnas 2015.

KPK
KPK

Menanggapi hal tersebut, KPK mengaku terkejut, sebab sebelumnya sudah ada kesepakatan antara KPK dan pemerintah untuk membahas revisi tersebut tahun depan.

Pelaksana tugas Pimpinan KPK, Indriyanto Seno Adji mengatakan, Presiden Joko Widodo juga telah berjanji bila perubahan pasal tetap tetap mengacu pada draft usulan yang telah disiapkan KPK.

“Sudah menjadi komitmen Presiden bahwa UU KPK yang sudah ada tetap dipertahankan eksistensi dan kewenangannya dalam rangka penguatan. Semua dari KPK,” kata Indriyanto seperti dilansir dari Republika, Selasa (1/12/2015).

Indriyanto mengatakan, tahun ini tidak tepat untuk melakukan revisi UU KPK. “Suasana pun sedang tidak kondusif,” kata Indriyanto.

Indriyanto mengakui KPK telah menyiapkan empat poin untuk dimasukkan dalam pembahasan revisi dengan Badan Legislasi DPR. Pertama, kata dia, adanya Dewan Pengawas di luar struktur lembaga KPK.

Kedua, lanjut dia, kewenangan pengangakatan penyelidik dan penyidik internal. Ketiga, penghentian penyidikan dan penuntutan atas pertimbangan Dewan Pengawas. “Sifatnya eksepsional, hanya untuk alasan medis yang sudah unfit to stand trial, misalnya stroke permanen, juga meninggal dunia saat berstatus tersangka atau terdakwa,” ujarnya.

Terakhir, kata Indriyanto, mempertegas kewenangan penyadapan dengan basis Legal by Regulated, sebagai amanat pelaksaan putusan Mahkamah Konstitusi. “Hal ini untuk menciptakan penguatan kelembagaan KPK,” tegasnya.

Indriyanto mengungkapkan, KPK dan pemerintah telah sepakat untuk mundur bila terdapat penyimpangan dari empat poin saat pembahasan. Kesepakatan itu, lanjut dia, merupakan pendapat Presiden yang disampaikan kepada pimpinan KPK. Karena itu, dia kaget dengan kesepakatan baru pemerintah dan DPR.(*)


Editor: Maestro Sihaloho

Bagi berita:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*