Grebek Sarang Narkoba di Masjid Taufik, Kapolresta: Polisi Dibuat Candu untuk Selalu Memberantas Narkoba

Kapolresta Medan, Kombes Pol Marriaz Kusin Dwihananto.

KABARHUKUM-Medan |  Kepala Kepolisian Resort Kota (Polresta) Medan, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol), Marriaz Kusin Dwihananto mengeluarkan pernyataan bahwa polisi akan dibuat candu atau ketagihan untuk selalu dan selalu memberantas narkotika.

Kapolresta Medan, Kombes Pol Marriaz Kusin Dwihananto.
Kapolresta Medan, Kombes Pol Marriaz Kusin Dwihananto.

Terbukti, Kamis, (28/1/2016) Sore, suasana di lokasi pemukiman padat penduduk Jalan Masjid Taufik Kelurahan Tegal Rejo Kecamatan Medan Perjuangan, digemparkan dengan kedatangan ratusan personil Polresta Medan untuk melakukan penggeledahan narkoba.

Polisi bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara juga menggelar tes urine secara mendadak di lokasi penggerebekan. Empat orang pria diduga pengedar narkoba diamankan beserta barang bukti narkoba jenis ganja dan sabu, serta sepucuk senjata api jenis airsoft gun.

“Ini sudah komitmen kita dan BNN untuk melakukan penggeledahan narkoba di perkampungan yang terindikasi narkoba,” kata Kapolresta Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto didampingi Kepala Satuan (Kasat) Narkoba Polresta Medan, Kasat Reskrim Polresta Medan Komisaris Polisi (Kompol) Aldi Subartono dan Wakasat Narkoba Polresta Medan serta Kabag Ops, Kompol Hamam Wahyudi kepada wartawan di lokasi penggerebekan.

Usai menggelar apel di Polresta Medan Jalan HM Said Medan, lanjut Mardiaz, sekitar 210 personil kepolisian lalu meluncur menuju Jalan Masjid Taufik, dengan mengendarai dua unit truk Sabhara, mobil, dan puluhan sepeda motor Trail.

Sesampainya di lokasi petugas langsung meringsek masuk ke sebuah areal warung kopi yang letaknya persis di pinggir jalan. Penggeledahan pun dilakukan satu persatu orang yang berada di warung pun digeledah.

Tak lama setelah polisi menggerebek, dan mengamankan dua orang pria diduga pengedar narkoba dari lokasi yang salah seorangnya bernama Sugito Iskandar (40), petugas langsung bernanjak ke Gang Kinantan Jalan Mesjid Taufik. Dua unit rumah digeledah, dari situ polisi mengamankan dua pria diduga pengedar masing masing bernama Chairul (41) dan Farizal (48).

“Kita mendapatkan tersangka empat tersangka diduga pengedar narkoba beserta barang bukti sabu dan ganja jumlahnya belum tahu karena masih dalam proses, ada juga senjata softgun yang diamankan,” kata Mardiaz.

Mantan Kapolres Madina ini mengutarakan, dalam penggerebekan ini, petugas juga menggelar tes urine terhadap warga sekitar Jalan Masjid Taufik yang dicurigai sebagai pemakai narkoba, terlihat sejumlah pria dan wanita “dicomot” untuk tes urine.

“Kita melakukan secara random (tes urine), dan saat ini ada 7 orang positif tes urine nantinya akan dibawa ke BNN Sumut untuk diasesement,” kata Mardiaz.

Pantauan wartawan, penggerebekan yang juga jadi tontonan warga sekitar ini berjalan lancar, tanpa ada perlawanan dari warga sekitar. Walau begitu, polisi sempat mengalami kesulitan ketika membekuk seorang pengedar narkoba bernama Chairul (41).

Pasalnya, rumah berlantai dua yang dihuni Chairul tertutup rapat, dengan pagar digembok pakai rantai. Polisi yang melihat itu lalu membuka paksa gembok itu dengan memukul sekerasnya menggunakan martil.

Nah, disela sela polisi membuka paksa pintu yang dikunci, sekonyong konyong Chairul keluar dari lantai dua dan mendongak ke bawah. Melihat kerumunan polisi dibawah, pelaku yang terkejut langsung melarikan diri.

Kabag Ops Polresta Medan Kompol Hamam Wahyudi, pun beratraksi dengan memanjat dari pagar. Bak film action yang diperankan Jackie Chan, Hamam memanjat langsung naik ke lantai dua, dan membekuk pelaku yang mencoba melarikan diri.

“Mana tadi yang bilang gak ada orangnya di dalam rumah ini,” kesal Kasat Narkoba Kompol Wahyudi.

Selain itu, diduga penggerebekan ini juga telah bocor, pasalnya dari ponsel Chairul, polisi mendapati pesan singkat dari seseorang yang berisi kalau Polresta Medan bakal menuju Masjid Taufik.

“Makanya bbnya (barang bukti) gak begitu banyak, beberapa paket sabu dan ganja saja,” pungkas salah seorang personil.

Pasca diamankan empat orang diduga pengedar narkoba beserta barang bukti lalu diboyong ke Polresta Medan, sedangkan warga yang positif tes urine narkoba dibawa ke BNNP.(*)


Laporan: Adek Siahaan

ARTIKEL TERKAIT

Komentar Anda