Tak Terima Dilukai, Siswi SMAN 6 ini Laporkan Rekannya ke Polisi

Siswi SMAN 6 Medan, NS (16) yang melaporkan rekannya ke polisi

KABARHUKUM-Medan | Penganiayaan hingga menyebabkan luka oleh rekan satu sekolah membuat seorang Siswi SMAN 6 Medan, NS (16) tidak terima dan membuat pengaduan ke Polsek Medan Kota. Luka dibagian wajah tepatnya di bagian bawah mata sebelah kanan akibat penganiayaan itu, juga membuat kedua orangtuanya tidak terima dengan ikut mendampingi anaknya melaporkan ke polisi.

Siswi SMAN 6 Medan, NS (16) yang melaporkan rekannya ke polisi
Siswi SMAN 6 Medan, NS (16) yang melaporkan rekannya ke polisi

Dengan membawa hasil visum dari Rumah Sakit Estomihi Jalan Sisingamangaraja Medan, korban didampingi kedua orangtuanya menuju gedung sentra pelayanan kepolisian terpadu (SPKT) Mapolsekta Medan Kota dan menerima nomor Laporan Polisi STPL/322/K/III /2016/SU/Polreta Medan Sek.M.Kota Tanggal 22 Maret 2016. Di dalam bukti lapor tersebut petugas mendudukkan perkaranya ke dalam kasus tindak pidana penganiayaan dan melanggar Pasal 351 KUHPidana.

Kepada wartawan, korban menerangkan dalam perkara penganiayaan ini Guru BP SMAN 6 telah menengahi, dan memberikan solusi, namun pelaku FA berkeras meski telah melakukan penganiayaan sebanyak 2 kali di bagian wajah. Tidak hanya itu saja, pelaku yang datang ke kelas korban juga menolak korban sehingga korban terjatuh sehingga bagian punggung terkena kursi dan masih terasa sakit.

“Tiga kali pelaku mendatang saya, yang pertama sebelum masuk kelas pelaku menampar wajah saya, namun saya tidak melawan,dan kedua kalinya pada jam istrahat pertama pelaku memukul saya lagi hingga saya terluka di bagian wajah di bawah mata kanan. Selanjutnya pada jam istrahat ke dua pelaku datang lagi kedalam kelas dan mengatakan masalah ini tidak selesai sampai di sini,dan harus di selesaikan dengan tangan kata pelaku kepada saya,” jelas korban bercerita.

Sementara orang tua korban Efrida Dewi Saragih (48), berharap kapada Kapolsek Medan Kota Kompol Ronald Sipayung agar dapat memproses kasus penganiayaan terhadap anaknya NS.Dikatakannya, Kasus penganiayaan ini maka di bawa ke Polsek Medan kota karena tidak ada solusinya,pada hal Guru BP disekolah SMAN 6 Medan telah memediasinya dengan memanggil kedua orang tua pelaku maupun korban.

“Namun dalam mediasi tersebut mencapai jalan buntu, maka kasus ini lebih baik di selesai dengan secara hukum dan hal ini juga atas anjuran Guru BP di SMAN 6 Medan kepada saya,”jelas Ibu korban

Sedangkan Kapolsek Medan Kota Kompol Ronald Sipayung saat dikomfirmasi, membenarkan adaya laporan kasus penganiayaan tersebut dan pihaknya akan memproses laporan tersebut.

“Kasusnya akan kita proses dan setelah meminta keterangan saksi-saksi pelaku akan kita panggil untuk mempertanggujawabkan perbuatanya, setelah itu BAPnya akan kita serahkan ke Kejaksaan,”pungkasnya.

Bagi berita:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*