Peredaran Ganja 20 Kg Aceh-Medan Digagalkan Polres dan BNNK Langkat

KABARHUKUM-Langkat | Peredaran narkoba dengan barang bukti 20 kilogram ganja digagalkan personel gabungan Satuan Reserse Narkoba Polres Langkat bersama Polsek Stabat dan BNNK Langkat. Ganja sebanyak itu disita dari salah seorang penumpang bus jurusan Banda Aceh-Medan yang bernama AW alias Abdul (48) warga Desa Ruti Siti Nara Kecamatan Siti Nara Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh.

ganjaTertangkapnya AW ini, saat petugas menggelar razia terhadap kendaraan yang melintas di Jalinsum Stabat-Medan persisnya di depan Pos Lantas Sei Karang Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat. Dimana, pagi itu seperti biasa petugas menggelar sweping guna mencegah masuknya peredaran narkoba yang kian marak dengan melakukan penyetopan bus penumpang umum jurusan Banda Aceh-Medan yang sedang melintas.

Polsek Stabat dan BNNK Langkat satu persatu memeriksa setiap orang dan saat petugas melakukan pemeriksaan terhadap koper hitam disaksikan pemiliknya yang duduk di bangku nomor 11, ditemukan lima bal ganja. Selanjutnya personel menanyakan kepada tersangka dimana barang lainnya dan diakuinya ada 15 bal lagi di koper biru miliknya.

Setelah itu petugas disaksikan pelaku membuka dan ternyata berisikan belasan bungkus ganja hingga semua totalnya menjadi 20 bal atau sekitar 20 kilogram ganja. Dari pengakuan AW, mereka hanya sebagai kurir dengan upah Rp8 juta jika berhasil mengantar semua barang tersebut sampai tujuan ke Medan.

Kasat Reserse Narkoba Polres Langkat AKP Supriyadi Yantoto, didampingi Kasi Brantas BNNK Langkat Kompol Ediyanto, ketika ditemui wartawan, membenarkan penangkapan tersebut.

“Dari pengakuan tersangka, ia hanya kurir saja dan dijanjikan akan dibayar jika sampai ke Medan dan akan memperoleh upah Rp 400 ribu perkilogramnya, namun sebelum berangkat pelaku hanya diberi uang panjar,” jelasnya.(*)

Bagi berita:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*