Qatar Bebaskan Visa Masuk untuk 80 Negara

Qatar Airways. Pemerintah Qatar memberi bebas bisa masuk untuk 80 negara mulai Agustus 2017 ini.

KABARHUKUM-DOHA | Qatar memberikan program bebas visa masuk untuk warga dari 80 negara demi merangsang usaha transportasi udara dan pariwisatanya. Seperti diketahui, sejak 5 Juni 2017 kemarin, Arab Saudi, Bahrain, Uni Emirat Arab, dan Mesir sejak 5 Juni memboikot dan menutup akses bagi Qatar.

“Skema pembebasan visa akan menjadikan Qatar sebagai negara yang paling terbuka di kawasan ini,” ujar pejabat Departemen Pariwisata Qatar, Hassan al Ibrahim, dalam sebuah konferensi pers di Doha, Rabu (9/8/2017) waktu setempat.

Pejabat Kementerian Dalam Negeri, Mohamed Rashed al Mazrouei, mengatakan, warga dari 80 negara hanya perlu menunjukkan paspor yang masih berlaku untuk masuk ke negara Teluk yang akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022 itu.

Program bebas visa itu yang akan segera berlaku itu akan mencakup negara-negara zona Schengen Uni Eropa dan negara-negara Barat lain, serta negara-negara Amerika Latin dan Asia.

Warga dari 33 negara sekarang akan mendapatkan izin tinggal di Qatar selama 180 hari dan 47 negara lainnya terdaftar hingga 30 hari, periode yang dapat diperbaharui satu kali. Mazrouei mengatakan, negara-negara itu dipilih berdasarkan pertimbangan keamanan dan ekonomi, atau daya beli warga negara mereka.

Pemimpin Qatar Airways Akbar al-Baker mengatakan maskapainya, yang tahun ini berencana memperluas jaringan ke 62 tujuan baru, akan mendapat keuntungan besar dari kebijakan itu. “Pengumuman bersejarah ini tiba sementara sejumlah negara di kawasan memutuskan untuk menutup langit dan perbatasan merek, dan Qatar alih-alih membuka batas-batasnya,” katanya. (*)

Bagi berita:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*