Terdakwa Korupsi Patung Yesus di Taput Divonis 1,3 tahun

Konstruksi patung Yesus di Tapanuli Utara, Sumut.

KABARHUKUM-MEDAN | Dua terdakwa kasus korupsi pembuatan patung Yesus senilai Rp6,2 miliar divonis masing-masing 1,3 tahun, di Pengadilan Tipikor Medan, Selasa (8/8/2017). Kedua terdakwa yaitu Murni Alan Sinaga dan Sondang M Pane. Dana anggaran yang dikorupsi itu bersumber dari APBD Kabupaten Tapanuli Utara Tahun Anggaran 2013.

Majelis Hakim Ketua Nazar Effendi dalam putusannya juga mengenakan denda masing-masing Rp50 juta. Kedua terdakwa melanggar Pasal 3 ayat 1 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU), Simon, dalam tuntutannya menyebutkan, terdakwa Murni, pelaksana kegiatan pembuatan patung tidak membuat dokumen selama pekerjaan proyek tersebut. Terdakwa juga tidak mengetahui dan memahami tentang spesifikasi teknis dari pelaksanaan pembangunan patung Yesus, karena acuannya hanyalah berupa gambar tender.

Kemudian, Murni membuat campuran percobaan untuk menentukan komposisi bahan adukan sesuai mutu karakteristik beton dan bersama Sondang Pane membawanya ke Laboratorium USU untuk uji mutu. Setelah sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan, Murni melanjutkan proses pengecoran.

Sedangkan terdakwa Sondang bersama dengan Tonggam Hutabarat, pengguna anggaran mengetahui adanya pembuatan casing dan rangka patung Yesus yang dikerjakan Luhut L Panjaitan. Pembuatan patung yang dikerjakan oleh Dinas Cipta Karya dan Perumahan Kabupaten Taput hanya selesai 55,88%. Sebab, casing patung tidak sesuai dengan pesanan dan spesifikasi yang tertuang di dalam kontrak.

Ditetapkan di dalam dokumen kontrak harus menggunakan pelat tembaga. Namun terdakwa menggunakan sebagian plat tembaga dicampur aluminium, sehingga penyedia barang dan jasa dilakukan pemutusan kontrak. (*)

Bagi berita:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*