Zulkifli Hasan: Muhammadiyah Sudah Lama Khatam

Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan

KABARHUKUM-Medan | Ketua MPR Dr. Zulkifli Hasan mengatakan, soal Pancasila, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika Muhammadiyah tak usah diragukan lagi.

“Soal itu semua Muhammadiyah sudah lama khatam,” ujarnya ketika membuka Musyawarah Wilayah (Musywil) ke-III Forum Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sumatera Utara (Fokal IMM Sumut) di Hotel Garuda Plaza Medan, Senin (7 Agustus 2017).

Bagi Muhammadiyah dan segenap ortomnya, kata Zulkifli, Pancasila, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika itu sudah menjadi praktek sehari-hari.

Bahkan, lanjutnya, tradisi dan corak kehidupan berorganisasi yang selama ini berlaku dan berkembang dalam Muhammadiyah merupakan manifestasi dari pengamalan nilai-nilai Pancasila. “Jadi sekali lagi gak usah curiga sama Muhammadiyah dan ummat Islam pada umumnya,” tegas Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini.

Dia juga mengingatkan, bahwa adalah kekeliruan besar jika ada pihak yang mencoba mendiskreditkan ummat Islam sebagai anti Pancasila, anti NKRI dan anti kebhinekaan. Karena, menurutnya secara empiris ummat Islam sudah membuktikan kontribusi dan dedikasinya terhadap republik ini. “Tak bisa dipungkiri andil ummat Islam untuk negara ini cukup besar, baik itu dalam merebut maupun dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia,” sebutnya.

Sebagai bukti, Zulkifli mengungkapkan fakta sejarah tentang “Resolusi Jihad” 10 November 1945 yang dipelopori KH Hasyim Asy’ari, dimana dengan teriakan “takbir Allahu Akbar !” mampu membakar jiwa patriotisme anak bangsa untuk bangkit melawan agresi penjajah Belanda yang mencoba mengusik kemerdekaan Indonesia pada waktu itu.

“Maka sesungguhnya teriakan takbir itu tanda Pancasilais, bukan radikal !” kata Zulkifli. (*)


Laporan: M. Risfan Sihaloho

Bagi berita:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*