Batam, Bintan, dan Karimun Jadi Target Singapura

Presiden Jokowi saat bertemu dengan Wakil PM Singapura di Istana Negara, Jumat (11/8/2017).

KABARHUKUM-JAKARTA | Batam, Bintan dan Karimun menjadi target investasi Singapura. Hal ini disebutkan Wakil Perdana Menteri Singapura Teo Chee Hean saat bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (11/8/2017). Selain kerja sama peningkatan investasi di Indonesia, Wakil PM Singapura juga membahas masalah digital ekonomi serta pembangunan infrastruktur bersama Presiden.

Wakil Menteri Luar Negeri, Abdurrahman Muhammad Fachrir menyampaikan, pemerintah Indonesia menyambut baik rencana investasi Singapura dan akan memfasilitasi proses pemberian kemudahan izin.

“Tadi juga deputy PM menyebut bahwa Batam, Bintan, dan Karimun adalah juga target dari investasi Singapura. Dan karena itu, kita Indonesia akan melakukan langkah-langkah untuk memfasilitasi kemudahan-kemudahan di sana,” ujar Fachrir di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (11/8/2017).

Fachrir menambahkan, pemerintah juga akan mempersiapkan tenaga kerja yang nantinya dibutuhkan untuk mengoperasikan perusahaan-perusahaan Singapura tersebut. Di Semarang, tercatat terdapat 30 perusahaan asal Singapura ini yang disebut telah menyerap 1.700 tenaga kerja. Bahkan, sebanyak 41 perusahaan saat ini juga dalam proses pendirian.

Pemerintah juga mengatakan akan mempersiapkan sekolah khusus untuk mempersiapkan tenaga-tenaga kerja yang dibutuhkan. “Kalau 41 perusahaan ini kemudian beroperasi akan menyerap sekitar empat ribuan (tenaga kerja),” kata Fachrir. (*)

Bagi berita:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*