Garam Langka, Produksi Ikan Asin Anjlok

Proses pembuatan ikan asin.

KABARHUKUM-PANGKALPINANG | Menurunnya stok garam di Indonesia berimbas pada industri yang terkait dengan komoditi ini. Salah satunya adalah ikan asin. Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan produksi ikan asin mengalami penurunan drastis, karena pengaruh garam langka untuk memenuhi kebutuhan industri kecil menengah di daerah itu.

“Saat ini stok garam untuk kebutuhan industri kecil menengah di gudang distributor, pengecer kosong karena produksi petani garam di Pulau Jawa turun drastis,” kata Kepala Disperindag Kepulauan Babel, Yuliswan, di Pangkalpinang, Jumat (11/8/2017).

Anjloknya produksi ikan asin cukup tinggi. Yuliswan mengatakan, produksi ikan asin turun 60%. Sementara itu, balok es untuk kebutuhan nelayan dalam mengawetkan ikan juga mengalami mengalami penurunan yang cukup tinggi. “Kelangkaan garam ini memicu kenaikan harga ikan segar dan olahan, sehingga dapat memicu inflasi tinggi,” ujarnya.

Untuk itu, kata dia, distributor garam diharapkan segera memasok garam untuk mengatasi kelangkaan garam kebutuhan industri kecil menengah di daerah itu. “Kami sudah berkoordinasi dan meminta distributor untuk segera mendatangkan garam ini, namun hingga saat ini ketersediaan garam untuk mendukung industri di daerah ini masih terbatas,” katanya.

“Mudah-mudahan saja pasokan garam ini segera ada, sehingga pelaku usaha tidak lagi kesulitan mendapatkan garam dan harga komoditas ikan akan kembali normal,” ujarnya. (*)


sumber: antara

Bagi berita:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*