KY Usulkan Lima CHA ke DPR

KABARHUKUM-Jakarta | Pimpinan Komisi Yudisial (KY) RI menggelar rapat konsultasi dengan Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI yang didampingi Pimpinan Komisi III DPR RI dalam rangka penyampaian usulan calon hakim agung (CHA) RI, Jumat (18/8) di Ruang Rapat Pimpinan DPR RI, Gedung Nusantara III, Jakarta.

“KY mengusulkan 5 CHA untuk dimintakan persetujuannya kepada DPR RI,” ujar Farid Wajdi, Juru bicara KY, Jum’at (18/8).

Berikut lima CHA yang diusulkan KY untuk dimintakan persetujuannya kepada DPR: Dr. Drs. Muhammad Yunus Wahab, S.H., M.H. (Perdata), Dr. Yasardin, S.H., M. Hum. (Agama), Dr. Gazalba Saleh, S.H., M.H. (Pidana), Kol.Chk.Hidayat Manao, S.H., M.H. (Militer) dan Dr. H. Yodi Martono Wahyunadi, S.H., M.H. (Tata Usaha Negara)

Farid menjelaskan, jumlah calon yang diusulkan KY ke DPR RI tersebut tidak memenuhi jumlah yang diminta MA, yaitu sebanyak 6 hakim agung. Di kamar Perdata, KY hanya memenuhi 1 CHA dari 2 CHA yang diminta MA. Hal tersebut dilakukan oleh KY untuk menjaga kualitas para calon yang diusulkan ke DPR RI. “Hanya calon yang layak secara kualitas dan integritas yang diusulkan oleh KY,” tegas Farid.

Belajar dari pengalaman tahun lalu, lanjut Farid, pihaknya senantiasa melakukan perbaikan dan evaluasi pada proses seleksi CHA di internal. Upaya perbaikan juga menjangkau pada proses penyampaian usulan CHA untuk mendapatkan persetujuan DPR.

KY berupaya membekali para CHA yang diusulkan agar mempunyai kesiapan diri. Selain itu, KY akan memberikan penjelasan dan presentasi yang komprehensif kepada DPR agar diperoleh informasi tentang kapabilitas dan integritas masing-masing calon secara jelas. “Bagian terpenting adalah optimalisasi komunikasi yang lebih intensif dengan Komisi III DPR RI sebagai mitra KY,” ungkap Farid.

Kebijakan ini, sambung Farid, sebagai upaya KY dalam menjalankan amanat undang-undang untuk menghasilkan hakim agung yang berkualitas dan berintegritas dalam mewujudkan peradilan yang agung dan bersih.

Diinformasikan, penetapan kelulusan CHA dilaksanakan melalui Rapat Pleno yang dihadiri seluruh Anggota KY pada Selasa (8/8) di Gedung KY, Jakarta. Proses ini dilakukan dengan memilih semua CHA yang sudah dinyatakan lulus dari tahap wawancara, sesuai formasi lowongan jabatan.

“Selanjutnya, penetapan juga mempertimbangkan semua hasil penilaian tahapan seleksi,” jelas Farid.(*)

Bagi berita:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*