Sebulan Naik Rp73,46 T, Utang Indonesia Kini Naik Jadi Rp 3.779 Triliun

Presiden Jokowi saat menyampaikan pidato dalam Sidang Tahunan MPR RI 2017.

KABARHUKUM-Jakarta | Total utang pemerintah pusat tercatat mencapai Rp 3.779,98 triliun per akhir Juli 2017. Dalam sebulan ini, utang naik Rp 73,46 triliun, dibandingkan jumlah di Juni 2017 yang sebesar Rp 3.706,52 triliun. Demikian data Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, Senin (21/8/2017).

Dalam dolar AS, jumlah utang pemerintah pusat di Juli 2017 adalah US$ 283,72 miliar, naik dari posisi akhir Juni 2017 yang sebesar US$ 278,29 miliar.

Sebagian besar utang pemerintah dalam bentuk surat utang atau Surat Berharga Negara (SBN). Sampai Juli 2017, nilai penerbitan SBN mencapai Rp 3.045 triliun, naik dari akhir Juni 2017 yang sebesar Rp 2.979,5 triliun. Sementara itu, pinjaman (baik bilateral maupun multilateral) tercatat Rp 734,98 triliun, naik dari Juni 2017 sebesar Rp 727,02 triliun.

Bank Dunia kembali pemberi utang terbesar ke pemerintah Indonesia. Jumlahnya hingga Juli 2017 mencapai Rp 238,49 triliun, naik dari bulan sebelumnya Rp 234,48 triliun. Utang Indonesia ke Bank Dunia mencapai 32,6% dari total utang luar negeri pemerintah.

Berikut utang pemerintah pusat dan rasio terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sejak tahun 2010:

2010: Rp 1.676,15 triliun (26%)
2011: Rp 1.803,49 triliun (25%)
2012: Rp 1.975,42 triliun (27,3%)
2013: Rp 2.371,39 triliun (28,7%)
2014: Rp 2.604,93 triliun (25,9%)
2015: Rp 3.098,64 triliun (26,8%)
2016: Rp 3.466,96 triliun (27,9%) (*)

Bagi berita:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*