Bayar Short Time Rp 80 Ribu Tapi Minta Jatah Dua Kali

ilustrasi

KABARHUKUM-PALU | Tragis sekali nasib KK, seorang PSK (27) di Tondo, Palu, Sulteng, ini. Dia harus tewas di tangan A, salah seorang pelanggannya, yang menusuknya setelah KK menolak untuk berhubungan intim kembali. Pasalnya, A hanya membayar Rp80 ribu, tapi minta jatah sampai dua kali. KK pun meninggal pada Senin (15/8/2017) kemarin.

“Saya masih mau begitu. Perjanjian sih cuma satu, tapi saya masih ingin lagi. Sedangkan dia sudah tidak mau. Makanya saya jengkel,” ungkap A di Polres Palu, Senin (21/8/2017) kemarin.

Perjanjiannya, satu kali short time bayarannya Rp80 ribu. Itu pun sudah ditawar karena tarif semula Rp100 ribu. Uang tersebut diberikan di awal sebelum melakukan hubungan. Rupanya, setelah main satu kali, nafsu A masih besar.

A masih tak puas. Tapi KK sudah tak mau lagi. Karena A masih memaksa, KK mengancam akan memanggil preman yang biasa menjaga lokalisasi itu. A pun jengkel. Dia pun mengambil pisau yang dibawanya dan menusuk KK berkali-kali. (*)


sumber: jpnn

Bagi berita:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*