Ditegur Hampir Tabrak Satu Keluarga, Supir Box Ini Malah Nantang

Supir mobil box RM 3 Putri yang hampir menabrak sepeda motor

KABARHUKUM-MEDAN | Kesadaran pengguna kendaraan untuk tidak ngebut dan ugal-ugalan dijalanan Kota Medan, masih jauh dari harapan. Seperti yang dilakukan supir mobil box berplat 9129 ZX bertuliskan RM 3 Putri ini, tak terima ditegur saat ia hampir menabrak sepeda motor yang dikendarai satu keluarga suami istri bersama balita.

Peristiwa terjadi, Rabu (30/8/2017) sekira pukul 11.00 WIB di Bundaran Adipura Jl H Adam Malik Medan. Pengendara sepeda motor yang diketahui Honda Kharisma datang dari arah Jl T Amir Hamzah Medan hendak menuju Jl H Adam Malik memutar di Bundaran Adipura.

Setelah melihat sepi kendaraan dari arah Simpang Glugur Medan, ia pun masuk. Namun tiba-tiba dari arah tersebut muncul mobil box berkepala kuning dengan box silver berkecepatan tinggi tidak mau mengalah menikung langsung menerobos menuju Jl H Adam Malik. Untungnya pengendara sepeda motor tersebut sigap langsung menginjak rem, sehingga terhindar dari kecelakaan yang bisa saja merenggut nyawa mereka.

Repleks saat menginjak rem itu, pengendara sepeda motor yang diketahui bernama Isu ini berteriak menegur supir mobil box. “Woii… pelan sikit kau bawa mobil tu!” teriaknya.

Bukannya merasa atas teguran tersebut, supir mobil box malah ambil jalur kiri menghentikan mobilnya sehingga sepeda motor yang hampir ditabraknya itu harus ikut mepet ke kiri terhenti karena berada dibelakangnya.

Dengan gaya preman, supir yang tak berani menyebut namanya ini bukannya minta maaf malah turun dari mobilnya tak terima atas teguran tadi. Sehingga terjadilah pertengkaran mulut yang cukup sengit diantara mereka.

“Bapak jangan suka hati negur aku ya, pakailah pikiran bapak, kalau tadi aku nabrak bapak, baru boleh berteriak negur aku ngerti,” ucap si supir dengan pongahnya.

“Apa kau bilang, jadi tunggu kami celaka kau tabrak baru boleh negur kau, hebat kali kau rupanya. Kau taukan aku ini bawa anak balita, sukakmu aja dijalanan,” jawab pengendara sepeda motor.

“Terserah bapak lah mau lapor polisi, mau lapor siapapun aku gak takut, biar tau kau siapa dibelakang ku ya gak takut aku,” kata si supir kembali dengan pongahnya.

Karena membawa balita dan pertengkaran mulut jika diperpanjang takkan selesai serta tidak baik bagi perkembangan psikologis anak, Isu pun akhirnya pergi meninggalkan supir yang berlagak preman tersebut.(*)

Bagi berita:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*